come and go

come and go

  • WpView
    Reads 329
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 24, 2024
Kisah persahabatan antara 5 orang yang hancur karena 1 orang. Kenangan kenangan maniss yang mereka ciptakan, hancur begitu saja dalam satu malam. Senyuman senyuman mereka sudah tidak lagi ia lihat. Bahkan, ucapan mereka yang mungkin adalah janji ikut sirna begitu saja. Namun siapa sangka? Dalang di balik itu semua adalah salah satu dari mereka. Andai orang itu tidak datang, mungkin pertemanan Ya De Rixx tidak akan seperti ini. Seorang gadis berjalan sendirian di bawah derasnya hujan yang membasahi kota. Malam yang begitu sunyi, hanya ada suara hujan dan burung hantu. "Serius gue harus berpisah sama mereka?" Ucapnya sambil terdiam. Perlahan lahan air matanya jatuh bersamaan dengan hujan yang semakin deras. Suara Isak tangis terdengar begitu jelas, untung saja ada lampu dan bulan yang menyinari. "Padhal dulu kita Deket banget, bahkan kita juga udah janji buat gak saling ninggalin satu sama lain," ucapnya lagi. Entah apa yang ada di pikirannya sekarang. dia benar benar tidak pernah menyangka bahwa pertemanannya harus seperti ini. Pertemanan yang didalamnya ada begitu banyak kehangatan. Harus hancur hanya karena satu orang yang dimana orang itu adalah salah satu dari mereka. Karena tidak mau jatuh sakit akhirnya ia berdiri untuk melanjutkan perjalanan nya ke rumah. "Dulu kita udah bahas banyak hal bahkan sampai ke masa depan tapi ternyata tuhan berkata lain kita malah harus di pisahkan kaya gini," ucapnya sambil berjalan. "Semoga di masa depan Allah pertemukan Gue lagi sama Lo versi terbaik masing masing," ucapnya dengan sedikit tersenyum walaupun air matanya tetap saja menetes.
All Rights Reserved
#20
foryoupage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Ada Penantian Di Balik Senja
  • ALEYA~~
  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • Ananta Bandhana
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍𝐅𝐎𝐋𝐃 𝐉𝐎𝐔𝐑𝐍𝐄𝐘 ⌞ ᗷᗷᗷ × ᗰᕼᗩ ⌝
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • Rumah Tujuh Pintu [Boboiboy Elemental]
  • Hujan Kesepuluh [COMPLETED]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines