Paths
  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 26, 2025
We don't meet people by accident, they're meant to cross our path for a reasons. And a lessons. Kutipan itu pernah Sarah baca dan dia selalu percaya kalimatnya. Akan selalu ada alasan kenapa setiap orang dipertemukan, entah hanya untuk kebetulan atau untuk membangun ruang yang menimbulkan perasaan. Begitu pula tentang pertemuannya dengan Trian. Kalau kata Niki dalam lagu yang berjudul Paths, yang katanya, I'm sorry we got lose I hope our paths cross again. Sarah menyesal. They got lost by herself. Selalu memikirkan banyak andai yang bisa saja terjadi jika dirinya tidak takut memulai hubungan, juga memikirkan bahagia apa yang menanti jika dia tidak takut untuk membiarkan seseorang masuk lebih jauh ke dalam hidupnya. Namun bukanlah bernama penyesalan jika itu terjadi di awal, kan? But if only their paths cross again, Sarah will make sure everything's all right since the first place. © 2024 by Reneedya
All Rights Reserved
#38
experience
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines