Daebak! [SN] END

Daebak! [SN] END

  • WpView
    Reads 2,485
  • WpVote
    Votes 261
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 22, 2026
WpInfo
Fanfic
Naruto
Alternate Universe (AU)
Anime and Manga
LGBTQIA+
SasuNaru Fanfiction. Genre : Drama, School life, Shounen Ai, Kemampuan super (Fantasi?) Deskripsi singkat : Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba seorang se-extrovert Naruto berdiam diri di rumah-meski hanya bertahan selama tiga hari-dan menjadi lebih sedikit pendiam daripada sebelumnya. Apa yang terjadi sebenarnya? _o0o_ Naruto dkk © Masashi Kishimoto Daebak [SN] Ahad, 15 September 2024 ditulis oleh @Aaz9158 Status Start : 15 September 2024 End Naskah : 17 Mei 2026 (Publish : 18 Mei 2026) Update? Setiap hari Ahad/Minggu. Tolong jadilah pembaca bijak!!! Tidak suka genre atau ceritanya? Drop, jangan dilanjut baca. Dan tinggalkan jejak berupa vote dan komen untuk mengapresiasi usaha Author. Terima Kasih.
All Rights Reserved
#440
narutoshippuden
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF THE WORLD WAS ENDING (SASUNARU)
  • Cinta yang Tidak Dipilih
  • TOO RISKY [ SasuNaru ] ✓
  • The King and His Hidden Prince
  • Shattered Threads, Rekindled Souls
  • Omae...tachi?!? [Re-make SasuNaru Version] || END
  • Forbidden Love
  • This is Love
  • The Last Letter [Sasunaru Fan Fiction]
  • Pertama dan Terakhir [SN] END

Rantai besi membelenggu kaki Naruto, menciptakan suara gesekan logam yang nyaring setiap kali ia bergerak. Tangannya terikat, tubuhnya lebam, dan satu-satunya hal yang bergerak bebas hanyalah ikan-ikan di dalam akuarium besar di dinding, berenang tanpa beban, tak sadar bahwa dunia di luar kaca itu sedang runtuh. Di sudut ruangan, Sakura terbaring tak berdaya. Kulitnya pucat, napasnya lemah, dan layar monitor jantungnya berdetak lambat, menyuarakan waktu yang nyaris berhenti. Naruto menyeret langkah menuju ranjang. Luka-lukanya menjerit setiap kali ia bergerak, tapi bukan itu yang menyakitkan. "Sakura... bangunlah..." bisiknya, suaranya pecah di antara ketegaran dan rasa sakit yang menyeruak terbakar perih. Tak ada jawaban. Hanya diam yang menggantung tebal dan rasa kehilangan yang semakin menggerogoti harapannya. Di luar sana, dunia telah berubah menjadi reruntuhan. Hujan asam, langit merah, manusia saling memangsa demi bertahan hidup. Namun di benaknya hanya ada satu nama: Sasuke. Apakah dia tahu aku ada di sini? Apakah dia akan datang? Meskipun semua telah hancur... Aku masih ingin menemuinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines