Light Cafe

Light Cafe

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 22, 2024
Ada anak dari pemilik cafe tersebut yang sering membantu mamanya. Hingga suatu hari ada seorang cowo yang bisa di bilang sering ke cafe itu. Dia sering memesan vanilla latte dan chese cake. Cowo itu sering memandangi anak pemilik cafe itu secara diam - diam. Dan ternyata anak pemilik cafe itu satu sekolah dengan dia. Beda kelas aja cowo nya kelas SMA IPS 3 sedangkan cewe nya kelas SMA IPA 2. Mereka berdua menjadi sangat dekat. Hingga mereka mempunyai perasaan yang sama. Apakah akhirnya mereka jadian ????? Bagaimana kelanjutannya cerita nya ??? Jangan lupa baca yaaa ceritanya dan semoga kalian suka sama ceritanya. Ini cerita ak bikin dari imajinasi ak sendiri yaa gyuss. Nama nya pun ak pikir sendiri. Ya walaupun ada yang pake nama ak sihh gyuss. Ok di baca ya gyuss babay gyuss 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That's Us
  • Three Hearts, One Love | NORENMIN
  • Sricptsweet! [TERBIT-OPEN PO✅]
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • MY FAMILY [Baby Renle]
  • Sweet Home || HoonSuk
  • The Princess
  • One More Chance
  • MY POSSESSIVE BOY
  • ᴹʸ ᴶⁱᵐⁱⁿ⁻ˢˢⁱ YOONMIN [DEWASA] END✓

Renjun aksara yang memiliki kesabaran setipis tisue paseo harus berkerja sebagai sekretaris jaemin abibana direktur sekaligus pemilik abibana grup yang memiliki sifat dingin, tegas dan menyebal kan yang membuatnya naik darah setiap berhadapan dengannya. "Kopi." Ucap jaemin yang sedang mengetik pada laptop nya. "Ha?" Jawab renjun dengan mengangkat satu halisnya menandakan dia bingung. "Buatkan." Jaemin. "Apa sih anjir yang jelas dong." Renjun. "Kopi untuk saya." Jaemin. "Anda mau kopi?" Tanya renjun. "Ya." Jaemin. "Kalo ngomong bisa tidak jangan sepotong-sepotong?, langsung bilang saja tolong buat kan saya kopi. Jangan bilang kopi nya doang saya tidak mengerti." Kesal renjun dan langsung pergi meninggalkan ruangan jaemin menuju pantry. Jaemin hanya tersenyum mendengar kekesalan seorang renjun. Warning ❗ B×B Jaemin × Renjun Jaemren Peringatan ini cerita B×B ya buat yang tidak suka jangan di baca ok👌

More details
WpActionLinkContent Guidelines