Pembalasanku (Harem BL)

Pembalasanku (Harem BL)

  • WpView
    Membaca 377,260
  • WpVote
    Vote 36,765
  • WpPart
    Bab 103
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Apr 9, 2026
"aku memutuskan pertunangan denganmu" teriak pria berambut pirang yang tak lain adalah pangeran. dan seorang gadis yang menangis di tengah tengah aula yang merupakan seorang Villainess itu. gadis itu di permalukan oleh pangeran dan hanya mampu menangis. prtoganis pria dan wanita akan selalu bahagia dan antagonis akan selalu mendapat penderitaan. tapi bukankah dunia ini terlalu mudah di tebak? bagaimana kalau kita rubah jalan ceritanya?. dimana protagonis pria dan protagonis wanita akan menderita dan antagonis akan bahagia. balas dendam ya mari kita mulai membalas dendam kita karna di permalukan seperti ini
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#823
bl
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Attack of the Wastrel
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • I Was The Evil Witch
  • Be The Devil Prince [END]
  • Enter into the kingdom novel
  • ᴍʏ ʜᴜꜱʙᴀɴᴛ ʟᴏʀᴅ ᴛʜᴇ ᴅᴀᴠɪʟ// Tahap Revisi
  • Villainess Illusion
  • The Vermilion Primrose [END]

Kelahirannya kembali memberinya kesempatan kedua untuk hidup. Dia kembali dengan pembalasan dan ingin membuat orang-orang yang merugikan gajinya. Tetapi bagi mereka yang membantunya, dia ingin membayar mereka. Ibu tirinya yang jahat? Dia perlahan akan mencabut cakarnya, satu per satu. Saudara tirinya yang jahat? Dia akan menghancurkan harga dirinya. Dia berpikir bahwa dengan membalas dendam atas kehidupan masa lalunya, dia akan bahagia dalam kehidupan ini. Namun, dia tidak akan pernah berpikir bahwa bahaya akan terjadi berulang kali. Kebencian dari klannya dan apakah garis keturunan mereka akan terus ada, hanya ada di pundaknya. Untungnya, di jalan yang berduri ini, seseorang selalu melindunginya. "Pangeran Ketiga, pernahkah kamu menyesal bersamaku?" Orang itu tertawa ringan dan menatapnya dengan tatapan penuh kasih namun lelah, "Selama aku bersamamu, aku tidak menyesal."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan