Kanvas Ditengah Hujan

Kanvas Ditengah Hujan

  • WpView
    LETTURE 15
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, set 23, 2025
• ⚠️ Follow sebelum baca ⚠️ • 🚫⚠️Dilarang Copy⚠️🚫 Cinta?, apa itu cinta?, aku cuman anak yang tak diinginkan, aku bodoh mencintai orang yang tak mungkin sama denganku, aku hanya anak panti, bodohnya jika aku berharap kami bersatu. M. Farezta afgan, seseorang yang memeberiku payung saat aku terpuruk, tapi ia lupa memberiku tempat bernaung dari petir, hingga petir itu benar² menyambarku, sakit, sakit sekali. Laura abells, gadis yang terlihat kuat walau begitu rapuh "jangan pernah beri aku payung saat aku sudah basah kuyup, percuma", tapi suatu hari ada yang kembali memberiku payung ketika aku basah kuyup, tapi dia juga memberiku tempat bernaung dari petir. M. Anam al-baihaqi, laki-laki yg tak hanya memberiku payung tapi juga tempat bernaung, dia juga tau cara memperlakukan seorang wanita, kami juga mempunyai banyak kesamaan, tapi dia seorang muslim yang taat dan aku seorang katolik yang bahkan sangat jarang untuk pergi ke gereja. Akankah payung yg diberi oleh anam lebih unggul dengan payung yg diberikan oleh afgan?, dan apakah kisah cinta beda agama ini akan berakhir saling melepaskan seperti kasus pada umumnya, atau akan mengukir sebuah pengorbanan di satu pihak?, entahlah, lihat saja apa akhirnya jangan hanya berandai-andai. _________ "Hukum laura menyatakan, 'jangan pernah beri aku payung saat aku sudah basah kuyup', dan 'jangan hanya beri aku payung tapi juga tempat bernaung' , hukum tersebut didasari oleh pengalaman dan analisa tidak hanya oleh opini." Tapi sekuat-kuatnya hukum tersebut, tetap ada satu hukum yang ia tak bisa lawan yaitu, hukum tuhan, "kamu boleh mencintainya, tapi jangan sekali-kali kau rebut dia dari tuhannya, biarkan dia bahagia dengan agamanya dan kau dengan agamamu." "Sampai kapanpun butir tasbih mu tak bisa bersatu dengan rosario ku," "Jangan mencari imam di tempat yang salah, tapi kenapa kamu mencarinya di masjid?, bukan katredal?"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • The Time

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti