Gadis Mendung

Gadis Mendung

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Aku ingat betul, dulu, seseorang pernah bertanya padaku. "Kau ingin menjadi apa?" Jika aku tak salah ingat, saat itu aku menjawab bahwa aku ingin menjadi guru. Beberapa tahun kemudian, pertanyaan yang sama kembali muncul. "Kau ingin menjadi apa?" Kala itu aku baru memasuki masa remaja, maka kujawab bahwa aku ingin menjadi penulis muda yang cantik dan terkenal. Kini, di usiaku yang ke-21, pertanyaan itu datang lagi. "Kau ingin menjadi apa?" Dengan sisa-sisa harapan yang sekadar membantuku tetap bernapas, aku menjawab, "Aku ingin hidup. Aku hanya ingin hidup. Semoga... aku bisa hidup."
All Rights Reserved
#315
perjalanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TITIK AKHIR.
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Bayi Dosenku 2
  • ZiAron [END]
  • Serpihan Luka
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••.

More details
WpActionLinkContent Guidelines