Jejak Di Antara Bayangan [END]

Jejak Di Antara Bayangan [END]

  • WpView
    GELESEN 50
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 7
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Di., Okt. 15, 2024
"Luna, gadis muda yang hidup dengan disabilitas tuna daksa, tumbuh dalam keluarga yang penuh tantangan. Di tengah cibiran teman-temannya dan kehidupan rumah tangga yang penuh luka masa lalu, Luna harus menemukan kekuatan untuk menghadapi takdirnya. Dengan rahasia kelam yang mengintai dari masa lalu ayahnya, Luna berjuang mencari arti hidup di balik semua perbedaan yang ia miliki. Mampukah ia berdamai dengan dirinya sendiri, atau justru terjebak dalam bayang-bayang masa lalu?"
Alle Rechte vorbehalten
#15
miniseries
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Rumah Kedua
  • Let Me Love You Longer
  • BROKEN : The secret of life
  • [DEARY AZA]
  • possessive boyfriend
  • si pemberani Luna
  • HARQEEL
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • LIKE A FOOL

Sebuah keluarga yang terpukul kehilangan ganda akibat penyakit langka, menemukan kembali kekuatan dan kebahagiaan melalui warisan sebuah toko buku, Senja Kata, dan pesan cinta abadi. - - - - Latar Belakang Luna: Luna (21 tahun), anak dari orang tua bercerai, hidup mandiri di rumah nenek sejak usia 12, lalu sendirian setelah nenek meninggal di usia 19. Dirawat Bunda Citra (ibu tiri) sejak usia 14. Terlahir dengan penyakit UVM (Pendarahan Otak) yang ia sembunyikan bertahun-tahun. Meninggal dunia di usia 21 karena penyakitnya. Kehilangan Bunda Citra: Satu tahun setelah kepergian Luna, Bunda Citra, pengelola toko buku Senja Kata (impian Luna), mulai menunjukkan gejala penyakit yang sama. Ia merahasiakan kondisi parahnya (sisa umur satu minggu) dari anak-anak, hanya Ayah Ari yang tahu. Bunda Citra menyiapkan surat dan hadiah terakhir untuk anak-anak. Menghabiskan minggu terakhir dengan menciptakan kenangan indah bersama keluarga. Pesan dan Warisan: Bunda Citra meninggal dunia dan dimakamkan di samping Luna. Ayah Ari mendapat petunjuk dari mimpi untuk mengizinkan anak-anak membuka amplop dan menemukan hadiah. Anak-anak (Bintang, Nara, Raka) membaca pesan terakhir penuh cinta dan menemukan hadiah-hadiah dari Bunda. Keluarga bersatu kembali, menemukan kekuatan dalam pesan dan warisan Bunda Citra dan Luna, bertekad melanjutkan Senja Kata sebagai monumen cinta dan harapan.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien