WHY WE? (HOME SCHOOL)

WHY WE? (HOME SCHOOL)

  • WpView
    Leituras 41
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, set 18, 2024
Kisah sekelompok remaja yang dipaksa orang tua mereka masing-masing untuk belajar di sekolah asrama dengan dalih agar sifat dan sikap mereka dapat berubah menjadi lebih baik.. Namun siapa sangka? semuanya akan berubah menjadi petaka dan misteri yang tak berujung.. akankah ke-15 remaja ini dapat bertahan dengan ketatnya peraturan dan pembelajaran yang "Para Master" berikan pada mereka? ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Kami? Hanya anak-anak yang tidak di inginkan" "Kami? Hanya anak-anak yang di buang oleh keluarga sendiri" "Kami? Hanya anak-anak yang mencoba bertahan hidup di dunia yang kejam dan tidak adil ini" "Kami?" "Kenapa Kami??!!" ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ NOTE= Terinspirasi dari Series Thailand berjudul "HOME SCHOOL" harap bijaklah dalam membedakan mana terinspirasi dan mana yang menjiplak🙃 I hope your enjoy to reading this story🦅🦅
Todos os Direitos Reservados
#7
earn
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Youth Of Lily
  • Aku Dia Berbeda [END]
  • Dormitory KOZes : School - [BONEDO AU]
  • My Home [Hujan Series]
  • Tentang ; Gemilang
  • Our Emergency Calls
  • ELGITA  (TERBIT)

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo