Story cover for Lifeless Shield by LyanDabest
Lifeless Shield
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 18, 2024
"Tak seorang pun memiliki kehidupan sempurna. Maka dari itu Tuhan menciptakanmu berbeda dunia denganku."

Dunia lain itu memang benar adanya. Melalui mata batinnya, Aurora Cantika, bisa mengenal sosok tak kasat mata yang sudah menemaninya sejak kecil. Jika orang lain dijaga dan disayangi oleh keluarga, teman, atau bahkan kekasih, namun tidak dengan Aurora. Justru sosok Steven yang menjaganya sejak ia berumur 3 tahun. Sosok hantu Belanda yang selalu memastikan kebahagiaan akan selalu menyertai gadis yang sangat dicintainya itu. Di saat di sekelilingnya terdapat manusia skeptis, Aurora terlahir dengan kelebihan yang mungkin beberapa orang tidak bisa menerimanya. Bukan hal mudah baginya, namun ia tidak akan menyerah begitu saja karena sosok Steven yang selalu membuatnya bangkit. Tetapi pada suatu ketika, mata batin Aurora semakin terbuka lebar, dan itu membuatnya tertekan. Ia merasa dirinya akan menjadi gila. Lalu apakah Aurora bisa bertahan dengan mata batinnya yang tidak akan pernah bisa ditutup itu?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Lifeless Shield to your library and receive updates
or
#53sullyoon
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Auri, Cigarettes and Life cover
Terkunci Dalam Takdir cover
My Stupid Indigo cover
Sebasta Nagara cover
susuk cover
ETHEREAL cover
Don't  Fall  For  The  Golden  Boy  (DAENGSUNG/MYUNGNYANGZ) cover
Starlight cover

Auri, Cigarettes and Life

21 parts Ongoing

Cover by pinterest kebebasan, uang dan kekuasaan. tiga hal yang sudah lebih dari cukup untuk Auri. menghabiskan hari seperti remaja pada umumnya, bersenang-senang, dan melakukan apapun yang ia mau. entah sejak kapan, hal-hal ini menjadi rutinitas bagi pemuda itu. namun, pada akhirnya hidup bukan hanya tentang bahagia. meski ia telah terpontang-panting dan babak belur di masa lalu, kemudian mendapatkan kesenangan bak sebuah mukjizat, pada akhirnya sesuatu akan kembali menghantam. tidak akan membiarkan hidup hanya diisi oleh tawa bahagia. Auri tak pernah terpikirkan sama sekali jika apa yang ia rasakan sekarang akan secara perlahan terkikis. hanya karena sebuah rahasia masa lalu dan masa kini yang perlahan terkuak oleh seseorang yang bahkan tak pernah terpikirkan di benak Auri untuk mengenal. hiperbola, mungkin saja orang berpikir seperti itu. tetapi bagi Auri yang telah melewati beberapa hal menyakitkan, mendapatkan masalah lagi rasanya akan membuatnya gila.