JALAN PULANG || BY IKIYAZARR

JALAN PULANG || BY IKIYAZARR

  • WpView
    MGA BUMASA 10
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Jan 5, 2025
Author: IKIYAZARR [ FOLLOW BEFORE READING] Jalan pulang yang gelap tentu akan membuat diri kita menjadi tak berani melewatinya, tapi kalau tidak dilewati bagaimana kita bisa pulang? Tapi dengan adanya teman yang selalu bersama, tentu saja kita akan bisa melewati jalan itu walaupun tetap terasa menyeramkan, beginilah kisah Andre, Riza, Hiro dan Ridho yang selalu ada tantangan di depannya. BAGAIMANA KISAHNYA? BACA SELENGKAPNYA DISINI DENGAN JUDUL "JALAN PULANG" Mohon izin untuk menggunakan latar di pulau Kalimantan, bila ada yang menyinggung mohon maaf
All Rights Reserved
#25
menakutkan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • Happy Ending
  • SANG PENAKUT
  • "Bisikan Senior di Lorong Sunyi"
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • SIHIR ✓
  • Kotak Pandora
  • STORAGES

⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman