INILAH TAKDIR!!!

INILAH TAKDIR!!!

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 26, 2024
Siapa bilang semesta ini adil. Bagi Divo semesta ini tidak pernah adil. Divo benci semesta ini, dia benci akan takdir yang telah diberikan Tuhan kepada nya. Tidak ada seorang pun yang menyayangi nya, keluarga nya hancur setelah datang orang ketiga didalam hidup ayah nya.Tak hanya itu Divo selalu merasa kesakitan baik itu fisik ataupun mental.Semenjak ayahnya bersatu dengan orang ketiga tersebut dirinya selalu terkena cambuk oleh ayah nya tak kala saudara tirinya membuat masalah.Hingga suatu hari ada seseorang yang membuat diri nya bersemangat dan bahagia untuk hidup. Tapi kebahagiaan itu hanyalah sementara karena dirinya divonis penyakit kanker otak stadium akhir. "kalau lo gak dapat kebahagiaan dari keluarga lo, maka lo bisa dapetin kebahagiaan dari kami" Start: 26 September 2024
All Rights Reserved
#84
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Home [COMPLETE]
  • Semesta Berkisah (End) | SERI 1
  • JessiVant Bad
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • The Twin Transmigration
  • The Story Of Aghea
  • Between Grief
  • Deberìa Redirme? (End)
  • the Edge.

"I miss the old you, about home." ____ Mereka selalu berkata tidak ada tempat yang jauh lebih baik dibandingkan rumah, hanya berada di rumah kamu bisa menjadi dirimu yang sesungguhnya tanpa harus mengenakan topeng yang begitu banyak. Namun tidak bagi seorang Radin Anggana. Murid baru dengan pandangan teduhnya yang selalu saja berkutat dengan perasaan dan pikirannya. Rumah baginya bukanlah tempat yang menyenangkan, melainkan suatu tempat yang selalu menyimpan memori menyakitkan. Ya, hingga dirinya dipertemukan dengan tiga orang di dalam hidupnya. Seorang gadis dengan sayatan di lengannya, lalu laki-laki yang selalu menatapnya sinis, dan laki-laki yang tidak bisa hidup sendiri. ____ "Gue pengen pulang dalam artian yang sesungguhnya, bukan seperti ini." -Radin Anggana- "Pulang ke rumah bagi gue itu adalah hal paling mengerikan, sama seperti halnya hidup dalam kesendirian dan kegelapan." -Dhei Pradipta- "Jika orang yang kesepian dikumpul menjadi satu, apa mungkin mereka tidak lagi merasa kesepian?" -Dimas Rayana- "Kalianlah alasanku untuk pulang. Seandainya suatu hari nanti kita pergi dan tidak saling bertemu satu sama lain lagi, setidaknya aku tidak akan pernah menyesal pernah mengukir kenangan itu di dalam memori" -Rein Yashiaka- _____ #928 fiksi remaja (01.03.20) #783 fiksi remaja (06.05.20)

More details
WpActionLinkContent Guidelines