***
Azelya Calista Amara-cewek cantik tapi jauh dari kata kalem. Bar-bar, cerewet, troublemaker, dan gak pernah takut bikin keributan. Sekolah baru? Masalah baru? Santuy. Tapi yang bikin jantungnya salto justru satu hal: cowok cuek ketua OSIS yang dingin banget... tapi gantengnya bikin dosa.
Dari awal ketemu, Azelya udah naksir. Bukan cinta pertama yang manis, tapi justru cinta pertama yang bikin dia rela ngejar-ngejar duluan.
Bisa gak sih, cewek se-chaotic ini dapetin hati si ketua OSIS yang dingin kayak kulkas?
daripada penasaran langsung aja buru baca!
***
singkat saja PAHAM🖐🏽!!!
1. Disclaimer: Cerita ini murni hasil imajinasi penulis. Jika ada kemiripan nama, tempat, atau kejadian, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja.
2. Note dari Penulis: Cerita ini 100% original buatan gue. Dilarang keras menyalin, menjiplak, atau menerbitkan ulang tanpa izin.
3. Original Work: Semua tokoh, alur, dan dialog adalah karya orisinal. Please hargai hasil karya orang lain, jangan dijiplak.
terimakasih, semoga kalian suka, tandai tiap ada typo.
⚠️bukan kisah semanis gulali, seindah pelangi, apalagi sebahagia drama di televisi
⚠️ini reality yang penuh duri, menyayat hati dan tak berhenti menyakiti satu kali
--
"Apa mau lo?"
"Harta, tahta, ... semua yang lo punya."
---
Jangan biarkan seseorang tahu rahasiamu dan menjadikannya ancaman untuk menjatuhkan. Atau, jadikan rahasia itu sebagai senjatamu.
---
Siapa yang tidak kenal Aslan? Ketua OSIS dengan pandangan tajam, wajah datar dan pemikiran super dewasa. Meski begitu, ia ramah pada orang-orang tertentu, orang-orang yang berarti untuknya.
Aslan hampir tidak bisa disentuh oleh sembarang orang.
Selain Aslan, ada Kaisar dan Arkais yang sudah seperti ajudan pribadinya. Tiga laki-laki itu menyabotase cinta pada pandangan pertama para perempuan di SMA Erlangga.
Namun, siapa sangka jika tiga orang penuh pesona itu punya sebuah rahasia yang akan menghancurkan mereka jika rahasia itu terungkap.
Isla pikir dirinya bukan seseorang yang berarti untuk Aslan, tapi Ketua OSIS itu tahu-tahu mendekatinya, menjeratnya dan menduduki sebuah tempat di hatinya.