Flirting With Fate

Flirting With Fate

  • WpView
    Reads 1,958
  • WpVote
    Votes 205
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah dikhianati oleh suaminya yang terlibat hubungan gelap dengan sahabatnya, Bianca Azzurra dihadapkan pada dilema antara membalas dendam atau menemukan kebahagiaan sejati. Namun, situasinya semakin rumit ketika Belle, seorang gadis kecil tak berdosa yang lahir dari hubungan suaminya dengan wanita lain, mulai mengisi ruang kosong dalam kehidupannya. Belle, yang hanya menginginkan kasih sayang, malah terseret dalam pusaran konflik ini, bingung dan takut akan perubahan yang begitu tiba-tiba. Di tengah rasa sakit akan pengkhianatan, Bianca bertemu dengan Devano, seorang akademisi yang memberinya pandangan baru tentang cinta dan kepercayaan. Apakah Bianca bisa memaafkan semuanya, dan mulai memulihkan kehidupannya, atau dia akan hancur dalam balas dendam yang perlahan-lahan memakan jiwanya?
All Rights Reserved
#282
anaktiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Perfect Doll
  • My Beloved Revenge [END]
  • Samudra Tawar [End]
  • Aksara Luka di Atas Janji
  • Memory in My Heart [END]
  • Yes, That's Love
  • PILIHAN TERBAIK (Tamat - Revisi)
  • Last Love

Akibat sebuah kecelakaan, bukan hanya kehilangan kemampuannya untuk berjalan, Davina juga diminta menikahi Devon, pria yang membencinya dan menganggapnya pembunuh. Meski begitu, Davina ingin menjalankan perannya sebagai istri dengan baik dan berharap perasaan Devon berubah suatu saat nanti. *** Sebuah kecelakaan menewaskan ayah Devon dan merenggut kemampuan berjalan Davina. Sebagai permintaan terakhirnya, Alfredo meminta Davina untuk menikahi Devon dan menjaga anak semata wayangnya itu. Meski awalnya menolak, Devon dan Davina akhirnya menikah sebelum Alfredo mengembuskan napas terakhir dan kehidupan pernikahan Davina yang menyesakkan pun dimulai. Tidak hanya Devon tidak menganggapnya sebagai istri, Devon juga menganggap Davina sebagai pembunuh satu-satunya keluarga yang Devon miliki. Namun, hal itu tidak membuat Davina menyerah dan berharap bahwa perasaan Devon berubah. Meski rasa sakit akibat perlakuan Devon setiap harinya membuat perjuangan Davina semakin berat dan membuatnya bertanya-tanya, sampai kapankah ia bisa bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines