BROKEN HOME ISN'T BROKEN DREAMS

BROKEN HOME ISN'T BROKEN DREAMS

  • WpView
    LECTURAS 71
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 10, 2026
WpInfo
No ficción
Broken Home. Apa yang terlintas di dalam pikiran ketika mendengar kata broken home? Kurang kasih sayang? Hidup berantakan? Keluarga tidak harmonis? Hidup menderita? Tidak pernah bahagia? YA. Semua itu benar. Perspektif awam memang seperti itu. Mungkin memang sebagian benar bahkan bisa saja semuanya benar.Terkadang rumah menjadi tempat terasing bagi sebagian orang, mereka memiliki rumah tetapi mereka tidak dapat kembali.Apa yang harus dilakukan? Menangislah. Tidak ada alasan untuk berpura-pura kuat. Menangis karena dunia ini terlalu keras dan kejam untuk kalian yang berhati lembut. Kita tidak akan pernah bisa mengubah mindset dan perspektif orang lain. Yang bisa kita lakukan hanya menutup kedua telinga dengan tangan kita. Kita tidak cukup tenaga untuk membungkam semua cemoohan itu.Menangislah ketika itu memang diperlukan. Tetapi ingat, dunia terlalu singkat apabila hanya dihabiskan untuk berlarut-larut dalam kesedihan. Berhenti menangis. Bangun. Bangkit. Dunia ini butuh manusia berhati lembut dan bermental baja seperti kita. Melangkah untuk terus maju hiraukan masa lalu jika itu membuat sendu. Masih ada banyak cara untuk bahagia meskipun kita kehilangan salah satu anggota keluarga yang kita sayangi.Balas dendam terbaik adalah bahagia. Bahagia ketika berhasil menggapai semua impian yang tertanam di hati kecil kita. Mimpi dapat kita gapai, setinggi apa pun mimpi itu. Semua orang berhak bermimpi, broken home tidak menjadi alasan untuk kita tidak dapat menggapai mimpi-mimpi kita. Seorang pemimpi memiki jiwa yang kuat sama halnya dengan kita. Kita berhak bermimpi dan menggapai mimpi kita.
Todos los derechos reservados
#19
rinduayah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RUMAH KITA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Daechan Wiramaja
  • Shattered Soul
  • Strongers Of Broken Home💔
  • Deberìa Redirme? (End)
  •  HAZELA
  • Rumah untuk Hatiku [SELESAI]
  • Miracle of Survival [END]
  • 𝙓𝘼𝘾𝙄𝙀𝙍𝙔𝘼

Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido