SEMUSIM

SEMUSIM

  • WpView
    Okunma 26
  • WpVote
    Oy 0
  • WpPart
    Bölüm 14
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Per, Eyl 19, 2024
WpInfo
Kurgu
Romantik
"Matahari mulai tenggelam, memancarkan cahaya keemasan yang menyinari wajah Anya dan Bumi. Mereka duduk berdampingan di tepi pantai, menikmati deburan ombak dan semilir angin laut. Dalam keheningan itu, Anya merasa begitu dekat dengan Bumi, seolah-olah mereka adalah satu jiwa."
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Nirmana Lila | Tamat
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • 𝐄𝐥𝐞𝐠𝐢 [𝐝𝐮𝐤𝐚] 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • Sentuhan Tengah Malam
  • Mas [completed]
  • Awan Abu-Abu [END]
  • Malam Dan Bintang Kita
  • Derana Duka (lengkap) tidak terbit fisik/pdf

Book 1 - Trilogi Tiga Dimensi: Kamu tahu, apa yang bisa menghubungkan satu tebing ke tebing lainnya, meski jurangnya begitu curam? Jembatan. Ya, aku dan dia seperti dua tebing dengan jurang yang nyata terlihat. Dalam dan lebar. Bodohnya, jembatan itu masih nekat dibangun. Semakin dalam jurang, semakin kuat pula pondasi yang dibutuhkan. Dan gilanya, dia membangun pondasi itu dengan begitu mudah dan sederhana. Caranya? Dengan menjelaskan apa itu nirmana. Aku hanya bisa tertawa, miris. Betapa ringannya dia meletakkan pondasi jembatan itu di sini, di hatiku. Dengan pemikirannya yang unik, dia menunjukkan bahwa nirmana bukan hanya soal seni, melainkan cara untuk mengenali sesuatu yang belum pernah kita pahami, bahkan diri kita sendiri. Dari situlah, perlahan, dia menuntunku ke sebuah jembatan yang ia bangun dengan nirmana. Dari titik-titik kekaguman tak terduga, menjadi garis samar sebuah perasaan yang seharusnya tak ada, dan terbentuknya sebidang kerumitan yang menyangga. Hingga... "Kenapa harus Brian?! Dia itu keponakanku, La!" teriakan suamiku menghantam. Dalam sekejap, aku dihadapkan pada kenyataan pahit: nirmana hidupku ternyata jauh lebih rumit daripada gambar-gambar yang harus kuselesaikan.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi