Perempuan di Tanah Oligarki

Perempuan di Tanah Oligarki

  • WpView
    Lectures 1,801
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Chapitres 45
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., sept. 30, 2025
WpInfo
Fiction
Historique
Pada 23 Februari 1998, Gayatri Sinawang Aji, aktivis hak asasi manusia keturunan Tionghoa, ditangkap dan ditahan satu malam karena dicurigai 'ditunggangi' oleh oposisi atau ideologi komunis. Di tengah itu, Gayatri jatuh cinta dengan pemuda pribumi yang juga merupakan seorang aktivis dari Filsafat UI-Danoedja Jenggala. Dalam hidupnya, ia sering berseteru dengan ayahnya, ia merasa tertekan hidup dalam patriaki dan tumbuh di bawah bayang-bayang sahabatnya yang juga mencintai Danoedja. April 1999, Gayatri dijatuhi hukuman 20 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas tindakan membunuh orang yang telah melecehkannya. Dari balik jeruji besi, ia menceritakan kisahnya sebagai perempuan yang tumbuh di tanah oligarki.
Tous Droits Réservés
#29
feminisme
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • AKU PEREMPUAN
  • DALKOMHAN KILLEO
  • Bukan Tuhanmu
  • GARBHAPATI [PROCESS REVISI]
  • Gandakusuma
  • Masquerade
  • Di Balik Cermin Retak
  • "PRIBADI DANASTRI"
  • Dual Cultivation Chapter 401-600

Ditulis dalam rangka peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) Sinopsis Kekerasan seksual. Belenggu perempuan Indonesia pada masa kini. Suatu bentuk pelanggaran pad hak asasi manusia; menyiratkan nafsu yg menggebu, tanpa peduli apa yg terjadi pada korbannya--sang perempuan. Hanya bermodalkan nafsu dan kekuatan,lelaki sanggup melumpuhkan gadis yg ia pilih. Sedangkan perempuan terdiam seolah membiarkan. Tak berdaya meski batinnya memberontak. Lalu bagaimana bila kekerasan itu dilakukan oleh pria yg kaucintai? Jika memberontak, sanggupkah hati mendengar nurani yg menjerit? Trauma, luka, dan pupusnya harga diri menjadi satu. Belum lagi menghadapi hujatan yg menyalahkan pihak korban. Leia Salshadilla. Hidup dalam realita dan kenyataan miris negara yg masih menganut patriarki berlebihan, rape culture, dan victim blaming bertebaran. Di tengah fenomena ini, dia jatuh cinta pada Nata Arjuna Parameswara, ketua kelasnya yg kharismatik dan memesona. Tapi ketika nafsu mengentak liar merampas ruang keperempuanannya, sanggupkah Leia melawam hati, melawan perasaan, untuk menegakkan keadilan pada dirinya sebagai perempuan?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu