Kisah Paling  Jauh

Kisah Paling Jauh

  • WpView
    GELESEN 82
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 11
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Sep. 22, 2024
Menemukan jejak-jejak kenangan yang berliput lara bersimbah darah, aromanya kian masih amis, rasanya tak lagi manis. Tatapan mata yang terakihr dilihat pada bulan purnama, wanginya yang ku hirup menembus dada. Tahun- tahun berganti, angan-angan mati sebab sepi. Kian hari tanpa henti, sunyi kian mengggerogoti hati.
Alle Rechte vorbehalten
#374
bait
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • PERLINA
  • ROMANSA KATA
  • Coretan Pemikat
  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • {PERKATA} Selesai
  • Barisan Penyesalan
  • bait-bait sajak yang lahir di pagi buta
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
PERLINA

Maaf, sayap rumpangku lagi-lagi patah, derai-derai air mata luluh lantak, dan karang-karang kuatku kini seringkih sutra. Tetapi, inilah caraku untuk tetap hidup dan bertahan. Sebab, andai aku gagal membuat diriku terlihat, biar aksaraku yang mengabadikanku dalam bingkai kenangan. Copyright 2019 by Aksara- Picture by rawpixel Edited by Aksara- #1 Isi (16/01/20)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien