Di Balik Langit Jingga

Di Balik Langit Jingga

  • WpView
    Прочтений 4
  • WpVote
    Голосов 0
  • WpPart
    Частей 2
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, окт. 13, 2024
Di tahun 2089, manusia telah menemukan cara untuk menjelajah dimensi lain. Zara, seorang peneliti muda, tak sengaja terjebak di dunia paralel yang penuh keanehan. Di sana, ia harus bekerjasama dengan makhluk asing untuk kembali ke dunianya sambil mengungkap rahasia di balik langit jingga yang menutupi dimensi tersebut. Start : 25 September 2024 End : -
Все права сохранены
#196
dimensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • ϲ Ӏ ɑ ղ ժ ҽ Տ Ե í ղ ҽ
  • {Revision} Save Our Dimension : Protect The World from Destruction
  • 3141 : The Dark Momentum [Selesai]
  • Fivers Eternity [END]
  • PENYINTAS DIMENSI
  • The Mist Embracing Eye「SLOW UPDATE」
  • Atlan: Another World

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту