No Way Out

No Way Out

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2024
WpInfo
Fiction
Mystery
Apa kau bisa bayangkan? Dimana kau terjebak di dalam labirin dan tidak bisa keluar. Terkadang, gelap dan dingin sampai-sampai membuat bulu kudukmu berdiri, bahkan terasa seperti ditusuk-tusuk jarum. 'Tidak ada jalan keluar!' Tertulis di tembok tua itu, dengan cat semprot berwarna merah. Mereka saling menatap, menganggap hanya sebuah lelucon konyol. Remaja-remaja itu melanjutkan perjalanannya, masuk lebih dalam gedung terbengkalai itu. "Anak-anak yang bodoh," bisik seseorang dari kejauhan. "Mari kita lihat, seberani apa mereka? Permainan dimulai!" Collab @Zoezoevy
All Rights Reserved
#3
eventaepublishingbelitung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • NOESIS [END]
  • TRANSMIGRASI:Ahli bela diri dingin dari Veydris
  • LINKED; || bertautan; [REVISI]
  • ASTERLIO [SELESAI]
  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • ANTARES
  • THE CHAOS WITHIN: AWAKENING [Volume I]

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines