MANISNYA PERTEMUAN SINGKAT

MANISNYA PERTEMUAN SINGKAT

  • WpView
    Membaca 17
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 11, 2024
Jika coklat adalah pertanda cinta di hari valentine lalu Permen merah pertanda apa? Seperti Arum dan Permen merah nya, tapi apa yang sudah dirasakan satu Permen yang sudah habis pun baginya masih terasa manis dan ketika seseorang yang datang tiba-tiba dengan senyum manis bersama Permen merah di tangannya saat itu dapat dirasakan manis merahnya ada dan menyatu bersama hati yang bersembunyi, namun begitu sudah di pangkal lidah saat itu pula menjadi rasa terakhir yang terasa lebih nyata sebelum akhirnya lenyap ditelan kenyataan. Dari sebuah kehidupan pasti ada bumbu rasa yang menyertai, entah itu rasa Manis ataupun rasa Asam, lalu ketika harus memilih di antara kedua nya pasti semua orang tanpa ragu akan memilih rasa Manis, tapi bagaimana jika dihadapkan dengan dua pilihan atau bahkan lebih untuk memilih salah satu nya. . . SR.karlina ig: amaraflow_20
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#321
siswi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Butterfly Effect
  • The Queen of My school
  • ARES KIRANA
  • Cuaca
  • Love Makes Sad
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • DikaRanggi
  • Antara Rindu dan Amarah
  • Nyala dan Arus
  • Rules vs Chaos

Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya. Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa. UPDATE TIAP JAM 7 MALAM

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan