
"Sewindu, harapan kita memang hidup seperti anantara, tapi kenyataannya dunia tak akan berhenti pada porosnya." "Kang, dengan Akang ngomong akan menemani saya selalu, saya sudah tenang." - - - "Dunia ini terlalu menakutkan buat saya, Kang. Saya disini gak kenal siapa-siapa, saya disini gak ada kerabat dekat. Beruntung saya bisa bertemu Akang." - - - Sewindu Lestari, gadis yang nekat pergi ke kota dari kampung berniat untuk memperbaiki perekonomian keluarganya. Bapaknya sudah lama tidak ada, dari Sewindu berumur 8 tahun Bapak meninggalkan, Ibu, Sewindu, dan ketiga adiknya. Di kota, dia tak mempunyai kerabat dekat, hidup dengan bermodalkan uang 500 ribu bekal dari sang Ibu dan rumah kecil dari Mang Jajang. Banyak doa dan harapan yang ia terima dari keluarga kecil nya. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Ibu Melisa Ayu Agung-bunda Bagaskara Danuarta yang menawarkan nya untuk bekerja sebagai pembantu. - - - "Saya tau saya salah sudah menaruh secarik harapan pada Akang. Saya dan Akang memang tak akan pernah bisa menjadi kami." "Kang Bagas, jika saya tidak tau malu, saya akan meminta untuk bersama Akang."Todos os Direitos Reservados
1 capítulo