AM I THE ONLY ONE HERE?

AM I THE ONLY ONE HERE?

  • WpView
    LECTURAS 83
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, oct 4, 2024
Manusia tiba tiba hilang begitu saja, sepertinya keinginanku terkabulkan ini yang ku inginkan Selama ini, melihat manusia musnah dan hilang dari kemunafikan ini kecuali diriku sendiri., tapi tunggu? Apa ada manusia lain selain diriku sendiri? SIAPA DIA
Dominio público
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Behind The Smile
  • Auri, Cigarettes and Life
  • ARNWOLF (END)
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Patung Malaikat
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Kamu, Aku dan Dia
  • ALVIN (On Going)
  • ALGENTA
  • Keazen (a sly world) TERBIT!

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido