Gevano
  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 26, 2024
Bagaimana ketika kalian satu rumah dengan mantan pacar kalian sendiri? Kesal? Benci? Atau justru pasrah? Mungkin kalian akan merasakan bagaimana menjadi seorang Kayla, ketika tak dapat memilih jalan keluar, sehingga memutuskan untuk satu rumah dengan mantan kekasihnya, Gevano. Bagaimana kisah keduanya? Apakah mereka akan tetap hidup damai? Atau semakin banyak masalah yang dihadapi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EX-HUSBAND (COMPLETED)
  • EGOIS : CARKA ✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Not Finished Yet [Completed]
  • Fall With You ✔
  • My Destiny (Complete)
  • Our Times (Completed)
  • Where Are You?
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Nike dan Sophie

"Aku tidak percaya dia anakku. Kita selalu menggunakan protection, Kayla! Tidak mungkin kamu bisa hamil.... Tidak mungkin anak yang kamu kandung itu anakku!" "Dengar, Ando, aku tahu kamu belum siap. Aku juga belum siap. Tapi anak ini datang, anak ini anugrah buat kita... Kita bisa menghadapinya sama-sama, Ando," kata Kayla berusaha meyakinkan suaminya. Didekatinya suaminya. "Ando, aku senang sekali punya kesempatan untuk menjadi ibu dari anakmu. Kita bisa melalui ini, oke?" "Tidak, Kayla, kita masih terlalu muda!" teriak Orlando histeris. Dia menjauhi istrinya. "Tidak, tidak.... Aku tidak mau bayi itu lahir. Aku tidak mau dibebani tanggung jawab sebagai ayah!" Enam tahun lalu laki-laki itu menyuruhnya pergi dan Kayla harus membesarkan anaknya sebagai orangtua tunggal. Sampai suatu hari, kembali dipertemukan dengan orang yang sangat dibencinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines