Niskalambara

Niskalambara

  • WpView
    Bacaan 209
  • WpVote
    Undian 85
  • WpPart
    Bahagian 4
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Ahd, Okt 13, 2024
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Niskala dengan segala keceriaannya, seseorang yang selalu ambis dalam hal menulis dan punya banyak bakat dibidang seni ternyata membutuhkan cinta juga. "Kapan sih hidup ini ada romance romance nya gitu? Aku tuh butuh someone to talk. Yang bisa dengerin cover laguku, exited liat karya karya gambarku, dan selalu nemenin aku ber progress bikin novel" celoteh Niskala. Wilaga, seseorang yang mampu mewujudkan impian Niskala. Seseorang itu mampu mewarnai hari hari Niskala tetapi kini malah menjadi alasan sakit Niskala. Namun, siapa sangka Niskala akan bertemu dengan seseorang dari dunia khayangan yang bisa menggantikan Wilaga? Kehidupan berjalan dengan keadaan silih berganti, seperti halnya langit. Bagaimana Niskala akan menemukan cinta nya ditengah kehidupan yang berjalan seperti sang Ambara?
Hak Cipta Terpelihara
#33
pensivol14
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Mantan Terindah
  • EVERLASTING LOVE (SUDAH TERBIT)
  • Temanku, Ustadzku { Terbit } ✓
  • ADDICTED [His Silence, Her Obsession] (TERBIT)
  • Zidan & Aresha (TELAH TERBIT)
  • Tell Me It's Okay !!! (END✔)
  • Laskar Jingga
  • Life After Break Up [TERBIT ]
  • Lucy-Renne

Sebuah siksaan yang berat bagi Bagas untuk mengabaikan ketertarikan fisik terhadap mantannya, Nessa, yang saat ini berkali-kali lebih cantik dari Nessa yang dulu pernah ia kenal. Namun, prinsip mereka yang sejak dulu menjadi jurang pemisah diantara mereka rupanya tak lekang oleh waktu, walau ketertarikan diantara mereka sangat sulit mereka lawan. Bagas yang menganut budaya Barat, sementara Nessa yang menjunjung tinggi budaya Timur. Mungkinkah bisa bersatu? *** "Mungkin, aku tidak akan pernah bisa memberikan apa yang kamu inginkan, Nessa. Karena seperti yang kamu tahu aku tidak tertarik dengan komitmen dan sama sekali tidak meyakini sebuah mitos bernama cinta." "Kalau begitu, lepaskan pelukanmu biarkan aku pergi sekarang juga." "Itulah masalahnya Nessa, aku tidak ingin kamu pergi, mungkin sedikit egois, tapi itulah kenyataanya," "Bukan sedikit tapi sangat, sangat egois, Bagas. Kamu menginginkan tubuhku, menginginkan aku selalu di dekatmu dan melarang siapa pun mendekatiku, tapi kamu tidak tertarik untuk memilikiku." "Apakah seminggu ini, sikapku padamu kurang meyakinkanmu kalau aku sangat tertarik untuk memilikimu?" "Aku hanya melihat, keegoisanmu." "Tentu saja aku ingin memilikimu, Nessa. Bukankah aku pernah berkata padamu kalau aku akan memilikimu sesuai dengan keinginanku. Sekarang jika kamu ingin kita saling memiliki, maka terimalah tawaranku. Jangan pernah gunakan perasaanmu dalam hubungan ini, kita tinggal nikmati saja kebersamaan kita. Jangan pikirkan hari esok, cinta dan pernikahan. Tidak ada kesenangan yang menjanjikan dalam kehidupan seperti itu," "Aku pun bersedia menjadi milikmu, tapi 'memiliki' dalam versi aku, yaitu saling memiliki yang diawali dengan cinta dan pernikahan, karena kata 'memiliki' versimu, bukan definisi yang aku inginkan." kata-kata Nessa tegas dan mantap, niat untuk membawa Bagas pada prinsipnya kembali berkobar, walau tidak yakin akan berhasil tapi ia akan tetap mencobanya.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi