Puncak Komedi [NCT Dream]

Puncak Komedi [NCT Dream]

  • WpView
    Lecturas 16,122
  • WpVote
    Votos 1,363
  • WpPart
    Partes 28
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 27, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
"Tragedi adalah Komedi." Kalimat petuah itu, Mars masih ingat betul detailnya meski sewindu telah berlalu. Dimulai dari siapa yang memberi petuah, wajah orang itu, ciri fisik yang paling mencolok, hingga detik pertemuan terakhir mereka. Entah di mana dan kapan awal mula mereka bertemu, yang pasti 8 tahun lalu bukanlah yang pertama. Mars yakin, karena wajah itu tak asing baginya. 'Ada sebab mengapa kita dipertemukan. Entah untuk pengalaman, atau pembelajaran.' Batin Mars, lelaki itu melangkahkan kakinya dengan mantap menyusuri koridor bandara internasional Soekarno-Hatta. Pandangannya mengedar, menelisik setiap orang yang berlalu-lalang di sekitarnya guna mencari beberapa wajah yang familiar di ingatannya. "ABANG!" Mars lantas menoleh ke asal suara, menatap seseorang yang kini tengah melambai heboh dari jarak kurang lebih 77 meter dari tempatnya berada. Senyumannya merekah kala kedua matanya menangkap 5 sosok lain yang ikut melambai, segera ia berlari seraya menyeret kopernya dan memeluk 6 adiknya dengan erat. Lama tak jumpa, jujur ia menolak fakta jika adik-adiknya kini telah tumbuh menjadi pria dewasa yang tengah memasuki usia quarter life crisis. Satu sisi tak rela, sisi lain merasa bangga. Kerja kerasnya selama ini telah membuahkan hasil, tak sia-sia ia merantau banting tulang di kota orang selama bertahun-tahun. Bahkan rekor Bang Toyib saja bisa ia kalahkan, saking jarangnya ia pulang ke rumah. "Abang pulang." Ucap Mars dengan tangis harunya.
Todos los derechos reservados
#3
nctlokal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Five wishes! [SM Family]
  • KISAH DI BALIK PINTU || NCT DREAM
  • My Youth -NCT Dream- [END]
  • 1. Raga || NCT dream [END]
  • J&J || NCT Dream [End]
  • (MELINGKAR) VOL. 2 ✔️
  • Geng Bratadikara (TERBIT) ✓
  • 7 Barudak Halu
  • Terbit Untuk Terbenam
  • Lee Cute Jeno: Shorts 2

Bercerita tentang hubungan persaudaraan yang terjalin begitu erat dan saling menyayangi meskipun masih sering terjadi pertengkaran dan perdebatan untuk hal kecil sekalipun. Kelima orang ini tentu memiliki perangai dan budi pekerti yang berbeda, terbukti Ayah dan Bunda sering mengatakan bahwa sifat dan sikap mereka sangat bertolak belakang meskipun ada satu yang sama. Tentang segala harapan dan cita-cita, mereka pekerja keras dan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai impian yang mereka punya. Telebih ayah dan bunda selalu mengatakan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan ap[a yang ia inginkan, tak ada yang instans semua harus melalui prosesnya masing-masing. "Itu sudah pada bangun atau belum...? nak, bangun semuanya, udah di tungguin sama Ayah buat sarapan! Rendi itu tolong adeknya dibangunkan dulu ya"- Bunda Winata "ayah tunggu sepuluh menit lagi, kalau belum pada ngumpul uang jajan hari ini Ayah potong setengah" - Ayah Cahyadi "Adek susah banget di suruh bangun Bun, disiram halal nggak nih? kalau halal abang langsung gas" - Abang Rendi "Ayah bentar lagi yaa, tanggung banget mimpinya ini huhuhu ketemu Jaemin Nct lho aku" - Mbak Niki " Abang Rendi jail banget sih! Anduk aku dibuang" Adek Jinan "Nggak mau!!! ayah jangan potong duit aku" - Adek Rayyan "Masih dingin lho ayah, ntar adek pilek kek gimana? ayah mau dimarahi Bunda?" - Adek Dewa Itu hanya garis besar kehidupan mereka, sisanya masih banyak lagi drama yang mereka miliki.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido