Story cover for Hilang by Putripolanddd
Hilang
  • WpView
    Reads 15,098
  • WpVote
    Votes 2,600
  • WpPart
    Parts 46
  • WpView
    Reads 15,098
  • WpVote
    Votes 2,600
  • WpPart
    Parts 46
Complete, First published Sep 24, 2024
Mature
[SELESAI] 18+

Sudah tidak heran dengan pergaulan bebas, kan?

Sebenarnya aku sedikit syok, apalagi dengan lingkungan baru seperti ini. Ini juga aku lakukan karena terpaksa. Jika bukan karena mamaku yang sedang butuh uang untuk keperluan sehari-hari, mungkin aku tidak akan ke tempat ini.

Ah, tidak! Aku tidak melakukan hal itu. Tapi, beberapa teman baruku. Lebih tepatnya tetangga kosku. Setiap malam tidurku tidak nyenyak karena suara-suara dari sebelah kamarku, sangat mengganggu sekali. Wajar saja, ini kos bebas, banyak perempuan yang mengajak pacarnya untuk masuk ke dalam kamar.

Selain itu, aku juga merasa sedikit senang karena ada seseorang yang membuatku betah tinggal di tempat ini. Dia tidak tinggal di sini, aku mengenalnya dari temanku. Tapi menurutku, aku mengenalnya.

Dia seperti teman kecilku dulu. Apa jangan-jangan memang dia orangnya?
.
.
.
Hilang 
Copyright2024
Putri Poland
All Rights Reserved
Sign up to add Hilang to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Coming Home (CABACA.ID) by sefryanakhairil
9 parts Complete Mature
AMIRA Lima tahun sudah aku menata hati setelah perceraian yang menyakitkan. Aku siap membuka lembaran baru bersama seseorang yang aku harapkan tidak akan menorehkan luka lagi. Tanpa pernah kusangka, mantan suamiku pindah ke Yogyakarta bersama putri kecilnya yang menjadi muridku. Kehadiran mereka mau tak mau membuka kembali luka yang susah payah kututup. Namun, mengapa perlahan bidadari mungil itu membuatku... jatuh hati? Tidak, aku tidak mau jatuh ke lubang yang sama. Hanya saja, aku tidak bisa menghindari ketika hatiku tergugah melihat perubahan sosoknya, jauh dari dirinya yang dulu. Tetapi, aku terlalu takut terluka lagi. Dan, aku tidak mau menyakiti hati yang lain. RAYHAN Aku pernah berada di atas. Namun, aku tidak pernah tahu akan adanya angin kencang yang menghempaskanku begitu saja. Aku kehilangan semuanya. Putriku adalah sumber kebahagiaanku satu-satunya. Setelah semua berantakan, kuputuskan membawa putriku pindah ke Yogyakarta. Tanpa pernah kuduga, di sana aku bertemu dengannya, mantan istriku yang kini menjadi guru putriku. Kedekatannya dengan putriku membuatku terenyuh. Aku berusaha mendapatkan maafnya, hingga tanpa sadar aku menginginkannya kembali. Tetapi, aku tahu diri, aku tidak bisa menjanjikan apa pun. Dan, mungkin kebahagiaannya bukan bersamaku. Awards: - Buku fiksi rekomendasi Koran Jakarta, 2011 - Buku Fiksi Pilihan Bedah Buku & Pameran KBRI Swiss, 2011 - Nominee 10 Besar Buku Fiksi Favorit Anugerah Pembaca Indonesia, 2011
You may also like
Slide 1 of 9
Prince And Princess [SUDAH TERBIT] cover
Nuginara [END] cover
Coming Home (CABACA.ID) cover
When Mom Knows Us cover
Not Always Alone (Sudah Terbit) cover
SANDI & FANYA cover
MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ] cover
Mengulang Waktu cover
Mencintaimu Diam Diam [ON MY OWN] cover

Prince And Princess [SUDAH TERBIT]

54 parts Complete

[TELAH TERSEDIA DI SHOPEE TOKOBOOK.COM03] "Lo itu satu-satunya sahabat cewek gue. Jadi please, jangan tinggalin gue, Ca! Gue mohon." Ucapan itu sontak membuat tubuh Salsya terpaku di tempat. Ia begitu terkejut mendapatkan pengungkapan yang disertai permohonan dari laki-laki di hadapannya ini. Ada rasa senang yang merasuk ke tubuhnya. Kupu-kupu seperti beterbangan memenuhi perutnya. Gadis itu tersipu malu. Namun, satu hal menyadarkannya, ia memutar ulang perkataan Rafael tadi dalam kepalanya, dan di antara perkataan itu, terselip satu kata yang membuat rasa senang tadi runtuh seketika. Kata 'Sahabat'. Ya, Rafael hanya menganggapnya sahabat, tidak lebih juga tidak kurang. Salsya memaksakan senyum manisnya, hanya untuk meyakinkan laki-laki itu bahwa mereka akan selalu bersama. "Itu pasti Raf, aku gak bakal ninggalin kamu ... aku janji." *** Peringkat paling mengesankan 5 #Tangisan 60 #cowok 48 #airmata 4 #friendzone 3 #kesedihan