Bintang di Langit Gelap

Bintang di Langit Gelap

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 27, 2024
Bertemu dengannya menjadi salah satu anugrah terindah yang kusyukuri. Karena, bertemu dengannya aku bisa merasakan banyak hal yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Tawa, senang, bahkan luka pun hadir bersamaan dengannya. Banyak warna yang kutemukan di kehidupan akhir masa sekolahku ini, bahkan warna yang tidak pernah ku ketahuipun bisa kutemukan di masa ini. Dia hadir menjadi bagian penting kisahku. Namun, akankah dia akan selalu ada di setiap kisah yang akan kujalani nanti?
All Rights Reserved
#30
stories
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • He is not My Best Friend (End)
  • Cahaya Dirimu
  • All The Small Thing
  • Y & W [END]
  • Terima kasih Ravindra
  • ABIELA (short story, finished)
  • DEAR LOVE
  • Me,You and the story we went through.
  • ASRAR|

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines