Menghilangnya Mereka

Menghilangnya Mereka

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 2, 2025
beberapa anak kelas 7 yang menghilang secara tiba-tiba saat mendekor kelas mereka. Namun, ada satu orang yang tampak gelisah dan sedaritadi mengawasi sesuatu yang mencurigakan. Dan ya... Tiba-tiba saja sesosok makhluk berwarna hitam muncul dari tangga samping. "SEMUA LARI KE GERBANG " Teriak Jizell yang melihat sosok hitam yang muncul dari arah tangga samping yang dekat dengan ruang guru. Seorang yang tampak gelisah dan yang sedang mengawasi sesuatu yang mencurigakan adalah Jizell. Yang membuat Jizell gelisah adalah langit yang sangat gelap, kemana perginya tukang bangunan dan guru-guru?, dan kenapa gerbang sekolah susah untuk dibuka? Itulah alasan mengapa Jizell menjadi gelisah. "hah? barusan anak-anak pamit pulang sama saya kok bu?! " "maaf karna telah menyusahkan kalian.."
All Rights Reserved
#115
alternatifuniverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reincarnated into the future
  • THE DISSAPPEARANCE OF LYRA KARASADI
  • SIAPA DALANGNYA?
  • Saranjana [END]
  • DI BALIK PINTU NOMOR 7 [π—˜π—‘π——]
  • π‡π„πŠπ’π€π•πˆπ€π
  • EXCHANGE OUR LIFE - JAYWON, SUNKI/NISUN
  • Jam Pelajaran Olahraga
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?

Pada malam itu bocah bersurai hitam yang bernama Raka pergi ke stasiun bersama bundanya untuk pergi ke kota sebelah, lebih tepatnya, kota dimana Raka berserta ayah, kembarannya, dan kakaknya tinggal. Esok adalah hari ulang tahunnya, ia akan berumur 13 tahun. Ia senang karena esok pagi akan merayakan ulang tahunnya. Bocah itu berniat untuk tidur usai jam 12, ketika ia berumur 13 tahun. Kini pukul 22.20 bulan sedikit lebih condong ke barat, karena bosan Raka mengenakan headphone berwarna abu-abu untuk mendengar kan lagu. Beberapa stasiun usai terlewati, kini malam mulai sunyi dan gelap. Waktu berlalu sangat cepat, kini pukul 22.45 sang ibunda telah tertidur lelap usai membaca buku keluarga. Jederr!! suara petir menyambar langit malam yang di terangi oleh bulan beserta bintang-bintang yang tersebar di seluruh penjuru langit, di susul dengan hujan yang lebat disertai kabut. Kini lampu di luar kereta mati. Karena penasaran, bocah bersurai hitam itu mencoba melihat kereta bagian depan. Tiba-tiba, cahaya yang cukup besar terlihat dari arah depan kereta. Raka mengira itu sambaran petir, namun ternyata,, Kereta berkecepatan tinggi melintas di jalur rel yang sama. Doaaaakkkggg* suara benturan antar kereta terdengar sangat keras, seluruh kereta rasanya seperti digoncangkan. Keseimbangan kereta mulai goyah, nggggiiiiiikkk* suara gesekan rel bergema. Kereta itu mulai miring, dengan panik, bocah itu mencoba membangunkan sang ibunda dari tidurnya, namun sang ibunda tak kunjung bangun. sruuuuuuk* bocah itu terseret akibat kemiringan kereta. Dan ajaibnya, ia tiba di masa depan. Ia terbaring dikasur, kini umurnya 18 tahun. Anak remaja itu mencoba mencoba mencerna apa yang sedang terjadi, anak remaja itu berpikir ini hanya mimpi, namun ternyata,, ini adalah kenyataan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines