Hidden Desires ✅

Hidden Desires ✅

  • WpView
    Membaca 2,826,845
  • WpVote
    Vote 116,278
  • WpPart
    Bab 44
WpMetadataReadDewasaLengkap Jum, Des 5, 2025
"Let me on top." Ruth meremas kerah kemeja pria yang menjadi tumpuan tubuhnya. "Ah." Pria itu mendengus pelan. "Saya tau harga diri kamu terlalu tinggi buat ada di bawah, right?" Ruth menatap pria itu dengan sirat keangkuhan, seperti biasa. Wajahnya menampilkan bahwa pernyataan pria itu benar. "Tapi kita lihat aja." Alan berbisik tepat di bawah telinga Ruth, bibirnya menjamah rahang wanita itu. "Seberapa kuat kamu ada di atas saya, Ruth." "We'll see," balas Ruth, sebelum mendorong Alan dan membungkam bibir pria itu dengan ciuman kasar. • . . 18 + ❗SELURUH CHAPTER MASIH LENGKAP❗ Start: October 2024 Finish: August 2025
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Trapped By A Pervert
  • Game in Play (END)
  • PERFECT TIME [END]
  • Dear Alex, Count Me In [END]
  • Burning Desire
  • 𝐅𝐅 𝐂𝐄𝐑𝐏𝐄𝐍 𝐁𝐓𝐒 𝟏𝟖++🔞🌚 {𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈}
  • KAKAK KELASKU YANG SEKSI (TAMAT)

[END] Anneth Andira Pramudya adalah seorang mahasiswa tingkat tiga yang tinggal bersama papanya di Sydney. Mereka pindah sejak Anneth berusia 13 tahun. Kedua orang tuanya bercerai dan Anneth lebih memilih mengikuti sang papa dan harus rela berpisah dengan mama dan kakaknya yang tinggal di Jakarta. Edward Andrew McCharter, pengusaha muda yang cukup berpengaruh di Sydney. Dirinya tak pernah merasa kekurangan materi sejak kecil karena bisa dibilang ia dibesarkan dengan sendok emas di mulutnya. Edward adalah gambaran pria idaman seorang wanita. Namun percayalah, pria itu tak pernah menjalin hubungan yang serius hingga usinya memasuki 29 tahun. *** "Can I hug you?" Bisiknya dengan suara lirih. Aku kembali menatapnya. "Sorry, I know we're stranger. I dont mean anything" ujarnya dengan cepat saat aku tak meresponnya. *** "Terima kasih. Tapi saya harap kamu akan melupakan kejadian ini. Dan jika suatu saat kita bertemu, saya akan menghargainya jika kamu tak mengungkit hal ini" ujarnya. *** "Saya yakin kamu bisa merasakannya bukan?" Bisik pria yang ada di belakangku. "You're a pervert Mr. McCharter" balasku membuat pria itu terkekeh . *** Penasaran dengan kelanjutannya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan