aku menatap kosong toko buku bekas itu, tertegun.
kenangnya, harumnya, bahkan bayang lembayung masih berdiri seolah nyata disana.
senyata kenangan kami, dulu.
namun seperti bayangnya yang meski nyata, itu hanya angan, seperti sosoknya, kini.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
sebenarnya ini bukan kisah fiksi , ini kisah nyataku yang ku alami , cuman ya sedikit aku bedain ajah dari cerita nyatanya.
asli nya malah kebalikannya , tapi soal perhatian dia emg nyata hahahha