Run from you

Run from you

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 26, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Waktu yang salah dan cinta yang tersembunyi . Pergi dari mu adalah hal yang kurasa sangatlah tepat . Bersembunyi jika mataku melihatmu disekitarku , bersikap acuh tak acuh ketika berpapasan dengan mu . Bersembunyi, berlari dan menghindar hanya itu yang selalu ku lakukan untuk menjaga hatiku untuk tidak jatuh terlalu dalam lagi kepadamu . Wahai dirimu si pemilik mata indah , pemilik senyum menawan dan pemilik hatiku ini . Izinkan diriku bertanya kepadamu apakah dirimu pernah merasakan apa yang kurasakan ketika berada di dekatmu ? apakah jantungmu berdentam gaduh di dalam rongga dadamu ketika melihatku berjalan kearahmu? apakah perutmu terasa panas dan tidak nyaman ketika diriku menatap lekat netra jelaga milikmu ? apakah Hatimu berdesir tidak nyaman jika diriku membagi senyumku dengan yang lain selain dirimu ? hahh betapa bodohnya diriku ini bertanya sesuatu yang telah ku ketahui jawabannya dengan benar . Tetapi ,apakah salah jika aku mencari pembenaran dari hati dan rasaku kepadamu ? apakah aku harus selalu bersembunyi dan berlari menjauh darimu? tidak bisakah aku berbalik dan berlari kepelukanmu? apakah kau akan membuka tangan mu dan menyambutku dalam dekapan hangatmu ? atau kau akan berpaling dan berlari menjauh meninggalkan diriku sendiri dalam luka tak berujung ? entahlah aku pun tak tahu . Ini kisah ku sang pungguk yang selalu menatapmu dari jauh , meratap dan berharap dari kegelapan untuk mendekat i berkas cahaya indahmu , walaupun hanya sedikit . Ini lah diriku sang punggu buruk rupa yang menginginkan sang bulan purnama indah dirimu .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • After My Prayed
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • ALONE
  • WAITERS
  • Mahligai Sunyi
  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)
  • My Quuen is Bad Gril
  • My Mr.gajeman (Lengkap Sudah)
  • Your Beautiful Eyes (END)

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines