Batas tak terlihat

Batas tak terlihat

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 27, 2024
.... "Eh, lo lagi ngapain?" tanya Anya, sambil nyengir ke arah Rian yang lagi duduk di bangku taman, ngelukis. Rian ngangkat kepala, ngelirik Anya dengan senyum tipis. "Lagi ngelukis, nih. Lo sendiri?" "Gue lagi jalan-jalan," jawab Anya, sambil duduk di sebelah Rian. "Ngeliat lo lagi ngelukis, jadi penasaran aja." "Lumayan lah, buat ngisi waktu luang," kata Rian, sambil ngasih lihat hasil lukisannya ke Anya. "Gimana, menurut lo?" "Bagus, kok," jawab Anya sambil senyum. "Lu punya bakat, ya?" Rian ketawa kecil. "Ah, biasa aja. Lo sendiri, ngapain jalan-jalan?" "Gue lagi cari inspirasi buat nulis," jawab Anya. "Gue lagi pengen nulis cerita tentang cinta beda agama." ⚠️𝐧𝐨 𝐩𝐥𝐚𝐠𝐢𝐚𝐭 𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERBEDAAN
  • CINTA BEDA AGAMA
  • TAKDIR
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • RAYYA & REVAL (completed)
  • Rakeyan (On Going)
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • ALEYA~~
PERBEDAAN

Bintang duduk di samping Claudia. "Emang bener ya kata orang bahwa penyesalan akan datang di akhir. Sekarang gua nyesel Clau, gua baru sadar kalau ternyata selama ini yang gue rasain itu perasaan suka ke lo. Gua minta maaf gua emang cowok brengsek." Claudia tersenyum kecil dengan tatapannya yang kosong. "Gak usah kayak gitu. Kakak bukan cowok brengsek" "Trus?" tanya Bintang sambil menatap Claudia. Claudia tersenyum kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Bintang sehingga membuat mata mereka bertemu. "Ya gak terus-terus. Kalo keterusan, nanti......." Bintang menaikkan sebelah alisnya. "Nanti apa?" "Nanti aku makin jatuh cinta sama kakak" ucap Claudia di iringi dengan sebuah tawa. Bintang tertawa melihat Claudia. Ia tidak menyangka gadis ini memiliki seribu cara agar terlihat bahagia. "Kak" "Apa?" "Kalo suatu saat aku pergi gimana?" _____ Dan hingga pada akhirnya, kita akan berpisah untuk selamanya. Perbedaan ini membuat kita tidak bisa menyatu. Iya, kita berbeda sangat-sangat berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines