AMERTA BERSAMA

AMERTA BERSAMA

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 4, 2025
"Beberapa luka tak bisa disembuhkan. Tapi mungkin... bisa dipeluk oleh seseorang yang tepat." Skylar Elvano Vallenzo Gravillano dikenal dingin, tak tersentuh, dan ditakuti sebagai pemimpin geng motor Legrans. Namun di balik sorotan mata tajam dan sikap acuhnya, tersimpan masa lalu yang mengakar luka. Vandalexa Alcanatasya Valendra datang sebagai murid baru, membawa rahasia yang tak ia ungkapkan pada siapa pun. Di sekolah milik keluarga Gravillano yang penuh gengsi dan persaingan, Alexa tak ingin dikenal karena nama, tapi karena dirinya sendiri. Pertemuan mereka bukan kisah cinta biasa. Ini tentang dua jiwa yang sama-sama terluka, saling tabrak, saling tarik-ulur-dalam dunia yang lebih gelap dari yang terlihat. Ketika cinta bertemu dendam, ketika rahasia mengintai di setiap sudut sekolah, dan ketika kejujuran jadi barang langka-mampukah keduanya bertahan dalam badai yang terus mendekat? Murni pemikiran sendiri...... DILARANG PLAGIAT⚠️⚠️⚠️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • ALZEA : FEATURED SOULS
  • Transmigrasi Alexa
  • I'm Gladixsa
  • Alkenio
  • EXSBLASS & ZAYYAN [BELUM DIREVISI]
  • ARTHA STORY'S
  • GALEXA [NOVEL]
  • FREZA
  • DAKSA [END]

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines