In The Shadow of Lost Time

In The Shadow of Lost Time

  • WpView
    GELESEN 183
  • WpVote
    Stimmen 32
  • WpPart
    Teile 15
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Mai 28, 2025
WpInfo
Belletristik
Romantik
Nisa dan Setyo, sepasang kekasih yang saling mencintai, menjalani hari-hari mereka dengan kebahagiaan dan mimpi-mimpi masa depan yang indah. Setyo adalah cahaya bagi Nisa, orang yang selalu ada di sampingnya, menguatkannya di saat-saat sulit, dan membuatnya merasa lengkap. Namun, kebahagiaan mereka hancur ketika suatu malam, Setyo ditemukan tewas dalam sebuah insiden tragis. Dunia Nisa runtuh. Rasa sakit kehilangan yang begitu dalam membuatnya terjebak dalam kehampaan, bahkan mempertanyakan alasan untuk tetap hidup. Waktu terus berjalan, namun luka Nisa tak kunjung sembuh. Setiap harinya, ia merasa seakan sebagian dari dirinya hilang bersama Setyo. Hingga suatu hari, bertahun-tahun setelah kematian Setyo, serangkaian kejadian aneh mulai menghantui hidupnya. Mimpi-mimpi misterius, pesan-pesan yang tak dapat dijelaskan, dan kejadian tak terduga yang membuatnya bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi pada Setyo? Dalam pencariannya akan jawaban, Nisa menemukan bahwa kematian Setyo mungkin bukan akhir dari segalanya. Sebuah rahasia besar yang tersembunyi di balik tragedi itu menuntunnya pada sebuah kebenaran yang mengejutkan, sekaligus mengubah seluruh pandangannya tentang cinta, kehidupan, dan waktu.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • I Missing You (COMPLETED)
  • Seventeen Years Old
  • NEMORESIA
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Tatapan dari bangku belakang.
  • School of Broken Minds

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien