Story cover for PECAHAN ANTARA by konsonan_biru
PECAHAN ANTARA
  • WpView
    Reads 428
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 428
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Sep 27, 2024
Barangkali, kecewa yang jatuh tak pernah benar-benar sampai ke dasar. Ia hanya terapung, tersesat di hulu yang tak pernah selesai menampung luka. Hujan di bulan Juli pun gagal mengabarkan pilu; ia turun tanpa suara, seperti rahasia yang sengaja dilupakan.

Jangan tanya pada diam-ia tak akan menjawab. Jangan cari pada lupa-ia sedang sibuk menyembunyikan. Tanyakanlah pada 'rela', sejauh mana ia bertahan tanpa runtuh, tetap utuh di tengah sendu yang tak kunjung reda.

Tulisan ini bukan tentang retak. Ini hanyalah sepenggal kata paling sunyi yang pernah berbisik dalam benak.

Tertanda: pelukan yang pernah ada, di antara dua sisi rindu yang sama-sama tak tahu arah pulang.
All Rights Reserved
Sign up to add PECAHAN ANTARA to your library and receive updates
or
#320kelahiran
Content Guidelines
You may also like
(Bukan) Keluarga by akulily_
29 parts Ongoing
Sequel 'Umi untuk Putraku' __________________________ Dulu, ia menikah dengan seorang duda berbuntut satu. Namun, sekarang ia men-janda. Tertinggal putra putrinya yang menjadi kunci ia bersemangat. Keduanya pula yang menjadi alasan kuat ia berusaha bangkit dalam kesenduan. Pikirnya semua akan baik ketika hatinya telah tertata apik setelah mengikhlaskan sedikit kepergian sang suami. Kenyataan berbanding terbalik. Awalnya semua baik, sangat baik. Sampai ia dijatuhkan oleh perasaan yang ia pikir baik. Semua kembali seperti dulu. Ketika ia dipinang almarhum sang suami dan memiliki putra sambung yang saat itu belum menerimanya. Ia harus berperang kembali merebut hati sang putra. Namun, bedanya tak ada sang suami yang menyemangatinya. Dengan hati yang masih berusaha mengikhlaskan almarhum sang suami, ia harus menggunakan sisa hatinya untuk melunakkan hati putranya yang tiba-tiba kembali mengeras entah karena apa. Ketika dulu sang suami melarangnya untuk bekerja, kini ia harus memaksa tulangnya untuk bekerja keras. Bukan hanya satu atau dua pekerjaan yang ia lakukan, tapi banyak pekerjaan yang dilakukannya. Tak ada waktu luang baginya. Hari-hari hanya ada kerja, kerja, dan kerja. Dengan menggendong sang putri ke mana pun langkahnya membawa. Semua demi sang putra yang berubah layaknya singa kelaparan. Pun dengan putrinya yang turut menjadi takut tiap kali melihat sang kakak. "Tak peduli badanku hanya tersisa tulang dan kulit. Apapun akan kulakukan untuk putraku." "Tak peduli badanku kurus kering tak terawat. Apapun akan kulakukan asal putriku bisa makan dengan kenyang." Kisah akan dimulai. Bagaimana single parent rapuh itu menjalani hidup barunya ...? SELAMAT MEMBACA:) Cover: Pinterest+Canva
You may also like
Slide 1 of 7
Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ] cover
(Bukan) Keluarga cover
Kalimat Rindu Untuk Ayana cover
Refleksi cover
Behind the Silence cover
INKONSISTENSI RASA (TERBIT) cover
ANTARA DOA DAN RASA cover

Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]

40 parts Complete

Secantik kalimat. Seindah kata. Dan, semenarik huruf. Hanya bongkahan kata tak berarti, yang mencoba mengenang kenang seorang diri. Selamat datang, para tamu. Akan kujamu sepiring rindu, dan kusajikan segelas sendu. NabiilaZ❤