Hayaze

Hayaze

  • WpView
    Membaca 4,635
  • WpVote
    Vote 333
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Okt 2, 2024
ini bukan soal anak bungsu kesayangan atau anak angkat kesayangan tapi cerita anak tunggal kesayangan sang daddy dan keluarga, terutama daddy nya baginya putranya (Hayaze) adalah segalanya, hidupnya, jiwanya tidak ada seorangpun yang bisa menggeser putranya di tahta tertinggi hatinya bahkan seseorang yang melahirkan putranya tidak bisa menggeser Hayaze mungkin memang terdengar jahat tapi begitu lah kenyataannya karna orang yang melahirkannya pun tidak kalah jahatnya. Cerita ini menceritakan seoarang Ayah yang menjadikan putranya jiwanya bukan separuh jiwa tapi seluruh jiwanya adalah putranya, Hayaze. Tolong dimaklumi jika tulisannya agak berantakan🙏karna ini cerita pertama saya🙏
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#192
protective
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Alton
  • Arkanza (End)
  • Heaven
  • Kio Or Jio
  • Become Baby Boy✓
  • Rasya
  • 𝗧𝘄𝗶𝗻𝘀 𝗨𝗻𝗶𝘃𝗲𝗿𝘀𝗲
  • Indigo Or Psychopath Family [END]
  • ALDEANDRA [TERBIT]
Alton

-NoBxb Brothership and familyship area!!!! Namanya Alton. Sebuah nama tunggal yang terukir diam-diam di seutas gelang, satu-satunya warisan dari masa lalu yang tak pernah ia kenal. Ia tumbuh bukan dari rahim pelukan, melainkan dari sunyi yang tak pernah bertanya, dan langit panti yang tak bisa memberi jawaban. Hari-harinya mengalir perlahan seperti hujan yang jatuh tanpa bunyi- bekerja, menanti malam, lalu tidur dalam dingin yang ia pelajari untuk dicintai. Hidupnya bebas, tanpa aturan, namun di balik kebebasan itu, ada luka yang tidak pernah benar-benar sembuh- luka bernama asal-usul yang entah siapa yang sembunyikan. Hingga suatu hari, seseorang datang, mengetuk ruang yang paling sepi di dalam dirinya. Membawa nama. Membawa cerita. Membawa kemungkinan bahwa ia tak benar-benar sendiri. Tapi, apakah hati yang sudah terbiasa kehilangan... masih bisa percaya pada harapan yang datang terlambat?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan