De Nous; Sea

De Nous; Sea

  • WpView
    Reads 4,421
  • WpVote
    Votes 2,383
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 1, 2025
─Ibarat laut .... maka setiap pasang surutnya adalah perasaan yang kian datang dan pergi, gelombangnya adalah keraguan yang menarik namun juga mendorong, dan kedalamannya menyimpan berjuta rasa, cinta, suka, luka, dan lara yang tak pernah muncul ke permukaan. Jika laut seluas itu, mengapa kita harus diibaratkan seperti laut? ❝ What's wrong with us? ❞ ─ De Nous; Sea
All Rights Reserved
#839
sea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elegi Rasa : Pergi
  • KHALILA AND OTHERS
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Perihal Waktu
  • You Are Mine [Terbit]
  • you again ✔
  • Destiny.
  • Till I Meet You

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines