SAMUDERA BIRU

SAMUDERA BIRU

  • WpView
    Reads 5,328
  • WpVote
    Votes 272
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 10, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
"Karena laut itu jahat, mengambil apa yang seharusnya nggak dia ambil." "Tapi... yang salah bukan laut, kan? Yang salah itu kita, manusia. Kita yang gak bisa nerima takdir." Biru menunduk. Menatap sepasang sepatu lusuh yang membalut kakinya. "Kalau takdir gue lagi-lagi kehilangan, apa lo masih mau jadi satu-satunya orang yang nyelamatin gue dari rasa takut?" . . . 62 in #pertemanan 5 in #samudera 1 in #laut ( 8 March 2025 ) 24 in #pembullyan ( 2 April 2025 ) ©® kfor54, ay.
All Rights Reserved
#252
samudera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We're NOT Friends ✔
  • LECTURER AROUND ME
  • Truth Or Dare (END)
  • KEPERGIAN SENJA
  • ISTIRAHAT SEJENAK√(nct dream)
  • LIGHTS✔
  • 𝗔𝗿𝘀𝗲𝗻𝗶𝗼 「𝙹𝚎𝚗𝚘 𝚡 𝙺𝚊𝚛𝚒𝚗𝚊 」 END
  • Surrender | Na Jaemin✔️
  • BULLYING or BULLIED - JENWIN (JENO X WINTER)

Dunia ini kejam, tapi Kamala memilih untuk melihatnya dengan senyuman. Kamala, gadis baik hati yang selalu percaya bahwa setiap kebencian hanyalah luapan emosi sesaat. Cacian, hinaan, bahkan luka, dia terima dengan lapang dada, yakin bahwa di balik semua itu, ada kebaikan yang tersembunyi. Sampai suatu hari, dia bertemu Jean, pemuda pemarah yang menganggap dunia tak lebih dari tempat yang penuh kepalsuan dan kekejaman. Bagi Jean, Kamala itu bodoh. Bagaimana bisa seseorang tetap tersenyum saat diperlakukan seperti sampah? "Lo bodoh apa gimana? Mereka tuh penindas." "Mungkin mereka lagi badmood, gue enggak kenapa-napa kok." Namun, semakin Jean mengamati Kamala, semakin dia tak mengerti-kenapa gadis ini tidak pernah membenci siapapun? Kenapa dia tetap baik, bahkan pada orang-orang yang menyakitinya? Ketika Kamala mengulurkan tangan, menawarkan persahabatan, Jean-yang selama ini bersembunyi di balik kata-kata kasar-harus memilih: tetap membenci dunia... atau belajar memahaminya, lewat Kamala. "Kita temenan kan, Jean?" "Siapa yang mau temenan sama lo?!" Namun, benarkah Jean bisa terus menolak cahaya yang Kamala bawa? Sebuah kisah tentang dua sisi yang bertolak belakang: kebaikan yang tak kenal balas, dan kemarahan yang mulai goyah. LavenderWriters © girlRin © TiaraAtika4 © Awliyaslv_ © MaharaniAraa_ Started : Minggu, 1 Juni 2025 Finished : Senin, 18 Agustus 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines