Sunny Days

Sunny Days

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2024
Jev menjalani hari seperti biasanya, dari pagi hingga siang dirinya bekerja sebagai mekanik di sebuah bengkel milik sepupunya sedangkan pada malam harinya ia bekerja sebagai barista di salah satu cafe yang terletak tidak jauh dari sebuah Universitas Negeri. Tidak sedikitpun terlintas dipikiran Jev tentang yang namanya cinta, hidupnya sudah cukup sibuk untuk memikirkan itu ditambah ada 2 orang adiknya yang harus ia nafkahi semenjak kepergian kedua orang tuanya. Hingga seorang gadis dengan senyumnya yang berhasil menarik perhatian Jevan, gadis yang sangat sering mengunjungi Cafe tempat Jevan bekerja. Jev tidak akan pernah menyangka bahwa senyuman gadis itu akan membawa kehidupannya jauh berbeda dimasa depan nanti, membuat hidupnya kembali berwarna dan cerah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Call You Mine?
  • Exodus
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • The Chaos After You [ COMPLETE ]
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • One Sided Gaze Love [Completed]
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Perfect uncle ✓

Bagaimana jadinya jika kamu jatuh cinta pada seseorang yang minim akan pengalaman dalam kisah cintanya? Terlebih lagi, orang itu tidak mau peduli dengan cinta. Itulah yang dialami oleh seorang gadis bernama Falisha atau biasa disapa Ica. Pada awalnya, Ica hanya penasaran dengan Arsen dan segala sisi misteriusnya. Sikap Arsen yang dingin sangat kontras dengan teman-temannya yang terlihat ramai dan riuh setiap saat. Dari situlah muncul rasa ingin tahu yang besar hingga menggerakkan Ica untuk terus mendekati Arsen. Seiring berjalannya waktu, timbul perasaan di hati Ica. Perasaan indah yang muncul karena banyaknya waktu yang telah mereka habiskan bersama. Semuanya terlihat baik-baik saja hingga akhirnya Ica menyadari bahwa bukan hanya dirinya lah yang tengah berjuang mendapati hati laki-laki dingin itu, melainkan juga Bella, sahabat dekat Arsen yang nyaris mendekati kesempurnaan. Ica pun menyadari bahwa dirinya tidak akan pernah menang dari Bella. Apa yang akan Falisha lakukan? Apakah gadis itu akan terus memperjuangkan perasaannya? Atau mungkin mundur dan menyerahkan perasaannya pada takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines