Tanah Panas Nenek

Tanah Panas Nenek

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 30, 2024
"Tidak seperti kekayaan, ada nilai tak terhingga dalam warisan". - Chris Jammi Terperdaya oleh bahan baku manusia adalah suatu hal yang sering terjadi pada setiap ikatan. Rama dengan rasa cinta mencoba menyadarkan tipu daya itu, mungkinkah ia berhasil? Bagaimana dengan mereka yang tetap terlena? temukan jawaban dalam cerita pendek "Pohon Mangga Halaman".
All Rights Reserved
#6
tamak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAK ADA KITA UNTUK HARI ESOK (END)
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • MELODY : More Than Memories
  • Sampai Kamu Jadi Pulang
  • BENANG MERAH (End)
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • REGARA(On going)
  • Quant (On Going)

Indira Tsabina-- seorang dokter yang memiliki masa depan cerah-- secerah mentari pagi, sangat membenci Agam Manggala. Pria berandal-- si preman kampung yang suka bikin gara-gara dengannya. Pertemuan pertama Indira dengan seorang Agam meninggalkan kesan yang sangat buruk. Sehingga membuat Indira sangat membenci Agam setengah mati. Tapi ada sebuah nasihat yang mengatakan membenci seperlunya saja, jangan sampai berlebihan, takutnya nanti kamu bakalan jatuh cinta. "Cuih, cinta tai kucing!" Tak mungkin seorang Indira mencinta pria yang tidak bermoral dan tidak ada masa depan seperti Agam Manggala. Menengok pun tak sudi, apalagi membagi hati. Namun ternyata Indira salah! Ia menjilat ludahnya sendiri. Mulutnya berkata tidak tapi rupanya hatinya berkhianat. Disaat cintanya sudah tertambat sempurna pada seorang Agam Manggala, sebuah rahasia besar tentang pria itu justru terkuak. Tabir itu ternyata terlalu tinggi, setinggi gunung Himalaya yang tak mungkin bisa ia daki. Pilihan Indira hanya dua, tetap tinggal dengan segala resikonya atau pergi membawa luka yang tak tahu kapan bisa diobati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines