TRAP-Infernal Night

TRAP-Infernal Night

  • WpView
    Reads 2,632
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 16, 2025
Dalam gelapnya malam, bayangan-bayangan merayap dengan lembut, seolah bisikan dari nagarai kegelapan yang tak terbayangkan. Setiap desiran angin membawa aroma ketakutan, dan suara gemerisik dedaunan menjadi lagu pengantar bagi para makhluk yang merangkak keluar dari persembunyian mereka. Malam itu seperti selimut hitam yang menutupi dunia, menahan napasnya di tepi kegelapan. Setiap langkah terasa berat, seolah tanah di bawah kaki dipenuhi dengan rahasia yang terpendam. Teror menyelimuti udara, menyusup ke dalam jiwa, dan membuat setiap detik terasa seabad lamanya. Dari sudut-sudut yang tidak terlihat, makhluk-makhluk itu muncul, dengan mata yang bersinar seperti bara api, siap menguji ketahanan hati yang terketuk oleh rasa takut. Mereka adalah pengingat bahwa dalam setiap kegelapan, ada sesuatu yang menunggu untuk melawan cahaya, dan dalam setiap malam yang mencekam, teror adalah raja yang berkuasa. Huang Junjie Xia Zhiguang Guangjie Misteri, Hororr, Dark Fantasy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obliviora [HIATUS]
  • change
  • Terikat oleh Kristal
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • Bloodstained Moonlight (GUANGJIE)

Dua detektif, Theo dan Lheo, menjadi korban eksperimen brutal seorang profesor gila. Disiksa hingga mental mereka hancur, dipaksa menanggung penderitaan yang tak terbayangkan, lalu dibiarkan sekarat-namun tidak pernah benar-benar mati. Jiwa mereka dibekukan, terperangkap dalam koma tanpa akhir. Mereka pikir itu adalah akhir dari segala derita. Tapi justru di sanalah mimpi buruk sesungguhnya dimulai. Dalam kegelapan antara hidup dan mati, muncul sosok misterius yang mengungkap rahasia yang lebih mengerikan dari eksperimen itu sendiri: kutukan keabadian. Kebebasan untuk mati telah dirampas dari mereka. Kini, Theo dan Lheo terlempar ke dunia buatan Sang Dewa Pencipta, tempat para jiwa koma dijadikan pion dalam permainan tanpa ujung. Tanpa mengetahui hubungan mereka dikehidupan sebelumnya, mereka bertemu dan memulai perjalanan yang akan mengubah dunia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines