Merdeka?
  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 29, 2024
Darah melumuri tanah. Asap tebal menutupi pandangan. Djowo berlutut, tulang-tulangnya menggigil, rasa takut menggerogoti setiap inci tubuhnya. Mampukah Djowo menyelamatkan gadis kecilnya dari kepungan mesiu yang membanjiri udara? Baca kelanjutan kisah Djowo dalam "Merdeka?"; kumpulan 10 cerita pendek dari 10 penulis keren di komunitas Out of Line Art. Dibuat sebagai bagian dari challenge untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, cerita-cerita pendek bertema kebebasan dengan genre yang beragam ini pas banget buat kamu yang suka baca fiksi dan pengen bergabung di komunitas penulis seru. Yuk, ikut berimajinasi tentang arti merdeka dengan cara yang beda!
All Rights Reserved
#51
antologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Danghyang
  • Kisah yang Tertunda
  • Ku•ra•wal {}
  • Wakasa's Mine (Wakasa x Reader)
  • Gugusan Rasa (Buku Satu)
  • [End] Yestoday
  • Reyhan & Revalina (COMPLETED)
  • A Feeling of Heart (TAMAT)
  • Antologi Cerpen: Karya-Karya Yuwana
  • I'M - ANTHOLOGY BOOK
Danghyang

Danghyang adalah kisah cinta yang teguh, sekaligus rapuh. Penuh dendam, namun juga cinta. kedua pertentangan ini seolah dibenturkan hingga bercampur dalam sebuah cerita pendek (cerpen) yang seolah jujur dan nyata. Danghyang merupakan judul sebuah cerpen sekaligus menjadi judul buku kumpulan cerpen berjudul "Danghyang" KATA MEREKA "Membaca kumpulan cerpen Danghyang seperti berjalan di pantai, tak mau cepat berlalu dan ingin memperhatikan tiap detail alurnya, menikmati nuansa debur larik puisi yang penulis selipkan pada beberapa cerita. Dan pada akhirnya ada setetes kepedulian penulis yang bisa pembaca ambil dari sana. Buku dengan karya yang menjadi cikal bakal warna baru sastra Indonesia." (Ade J.Asnira, Penulis Novel Segel Lima Elemen) "Kumpulan cerpen Danghyang karya Doni Aprianto memadukan unsur lokalitas dengan mitologi. Ritual dalam penceritaan terkesan komatkamit mbah dukun membaca syair. Daya tarik semacam inilah yang menarik untuk dibaca.... " (Taufik Samantamuh, Presiden Kubah Budaya) "Penulis ini benar-benar penyair hebat. Bahasanya benar-benar tidak bisa dikatakan ringan. Saya awalnya tidak suka membaca cerpen atau kumpulannya. Tapi membaca buku ini bikin nagih. Suka!!" (Sinar Yunita, Penulis Novel) "......Penulis mengemasnya menjadi kisah yang menarik dan mengundang keingin tahuan Pembaca untuk membaca hingga akhir cerita. Banyak hikmah yang dapat diambil dari kisah-kisah yang terdapat dalam buku ini. Salut pada Sang Penulis muda yang peka terhadap kejadian-kejadian yang terjadi di masyarakat dan menuangkannya menjadi sebuah karya sastra yang indah....." (Ocha Thalib, Penulis)

More details
WpActionLinkContent Guidelines