Untuk aku, maaf

Untuk aku, maaf

  • WpView
    přečtení 72
  • WpVote
    Hlasy 12
  • WpPart
    Části 4
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno pát, říj 11, 2024
Rania Hanindya Putri adalah seorang anak perempuan yang sering merasa tidak diperlakukan adil oleh orang tuanya. Dia merasa orang tuanya lebih memberikan perhatian, kasih sayang, dan penghargaan kepada saudaranya, sementara dirinya sering diabaikan dan diperlakukan seolah tidak seistimewa yang lain. Perasaan terluka itu membuat Rania kerap merasa tidak dihargai dan terpinggirkan di keluarganya. Di luar rumah, Rania juga menghadapi berbagai bentuk kekerasan emosional. Dia menjadi korban pelecehan verbal, di mana orang-orang di sekitarnya sering melontarkan kata-kata yang merendahkan harga dirinya. Selain itu, Rania juga mengalami perundungan oleh teman-temannya di sekolah. Mereka tidak hanya mengejek, tapi juga kerap menghina fisiknya, membuatnya merasa sangat tertekan dan tidak berdaya. Segala bentuk ketidakadilan dan kekerasan ini membuat Rania sering merasa terisolasi dan kehilangan kepercayaan diri. Meski demikian, di balik semua rasa sakit yang ia alami, Rania terus berusaha bertahan dan mencari cara untuk melindungi dirinya, berharap suatu saat bisa mendapatkan keadilan yang selama ini diimpikannya.
Všechna práva vyhrazena
#312
putri
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • Happiness
  • NAYARA
  • Love Is My Life [REVISI ON GOING]
  • Rangkaian Rahasia
  • Bukan Cinderella Story
  • Our Path Diffrent
  • Rani _ Takdir kehidupan
  • Luka Adalah Temanku
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • JEEVANA
Happiness

Ayu tak mau bayi dalam kandungannya di aborsi oleh Refan, pria yang menghamilinya sekaligus kekasihnya. Tapi dengan bersi keras Refan tetap menginginkan bayi itu di lenyapkan. Apa usaha Ayu untuk mempertaruhkan bayinya agat tetap terlahir ke dunia? Jika bayi itu masih hidup, bagaimana reaksi Refan yang mengetahui anaknya masih hidup? "Kumohon jangan bunuh bayi ini. Aku sebatang kara tanpanya" -Ayu- "Maafkan aku Yu. Kita harus mengaborsi bayi itu. Selama ini aku tak mencintaimu dan kehadiran bayi itu karena kesalahan. Maaf, kita harus mengaborsinya" -Refanka- Silahkan di baca ya readers...

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu