Amberloving Bookworm [ONGOING]

Amberloving Bookworm [ONGOING]

  • WpView
    Reads 986
  • WpVote
    Votes 211
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 10, 2026
"Mungkin ini adalah ceritaku, Lino. Kau mungkin tidak akan mempercayainya sendiri, haha ... hah~. Namun, percayalah ... padaku." Terkunci di antara rantai yang menyakitkan, aku melihat harapan akan kebebasan yang ingin kumiliki. Hanya saja, mimpi buruk itu pasti akan kembali mendatangiku. Haruskah ... aku mengakhirinya sendiri dengan tanganku? Ardoregia tidak pernah membutuhkan kebebasan, benua ini membutuhkan kepercayaan terhadap pemimpin yang akan membawa mereka menuju kejayaan. "Bisakah seseorang yang terikat oleh masa lalunya-oleh perbudakan, takdir, atau identitas yang ditentukan orang lain-menemukan kebebasan sejati dan tempatnya di dunia?" Disclaimer : Mengandung unsur psikologis dan pengambaran adegan yang terlalu eksplicit, diharapkan untuk berhati-hati. VinnieJun ©2024
All Rights Reserved
#62
cuteprotagonist
WpChevronRight
Series

Nefarim's Storyline

  • Endearing Bless
    1 part
  • 29 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • In The Grip Of Darkness ( END )
  • TUAN VILLAINKU~ (Tamat)
  • Thorns of Betrayal
  • Stellar Temporis - Sarnova [END]
  • Amsterdam Girl
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • [END] When the Stars are Tired
  • Retisa Arabella [Jefferson] ✔️

Aku tahu takdir memang selalu bercanda padaku, mungkin lebih tepatnya merundungku. Sedari awal hidupku tidak berjalan baik. Bukan, bukan melarat apalagi bekerja bagai kuda hanya untuk sesuap nasi, tetapi menjadi anak dari konglomerat yang meneteskan liur pada reputasi. Aku lah anak yang ditempa sekeras mungkin oleh orangtuaku untuk meraih reputasi impian mereka. Kurasa meski aku hancur berkali-kali, tumpul berkali-kali, dan berkarat berkali-kali; orangtuaku masih menarik leherku dengan paksa untuk bekerja demi reputasi mereka. Aku yang hidup seperti itu, kurasa dengan mati setidaknya bisa terbebas. Namun, bak keluar kandang buaya masuk kandang harimau, aku terbebas dari orangtuaku akan tetapi jatuh ke dalam genggaman entitas lain. Dewa yang menyeretku paksa untuk menjalani kehidupan seseorang yang kuberi iba secuil biji jagung. Libitina Kaltain. Karakter dari novel yang kubaca kala memiliki waktu luang sebiji kecil. Bukan, bukan pemeran utama yang menakjubkan apalagi pemeran penjahat. Tapi hanya pemeran pendamping yang bahkan hanya muncul sekali. Sang tumbal peperangan, keturunan yang menyedihkan dari Keluarga Kaltain. Anak yang hanya muncul saat keluarganya mengorbankan dirinya demi memenangkan peperangan. Anak yang malang, begitulah kupikir. Jika tahu rasa Ibaku yang ternyata membawaku ke sini, maka lebih baik kuludahi saja namanya. Libitina Kaltain, aku hidup kembali dalam tubuh penuh luka dan tak berdaya miliknya. Menjalani hidup menyedihkan Libitina yang bahkan lebih rendah dari budak, dianggap sampah keluarga yang tidak pernah dipandang. Aku hidup sebagai dirinya, sekaligus menanggung takdirnya yang entah apa. Bersamaan dengan kebingunganku pada Dunia dan takdirku sendiri, kata mengapa yang menggerayangi. Mau bagaimanapun aku harus bertahan di sini, meski bersamaan dengan kemarahan yang tumbuh membukit, serta dendam dan kebingunganku. Mungkin juga secuil harapanku. . _____________________ Warning: terdapat kata-kata kasar! Slow update

More details
WpActionLinkContent Guidelines