hello, anonymous

hello, anonymous

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
"Pernah gak sih lo kenalan sama orang di anonymous chat terus malah baper?" Nyala belum lama putus sama mantannya. Dibilang putus juga gak tepat sih, soalnya lama sebelum itu juga dia gak menjalin hubungan resmi sama cowok yang dikenalnya semasa SMA itu. Mereka cuma terus chattingan sampe suatu hari semuanya terhenti begitu saja. Nyatanya, Nyala kesepian. Dia kangen meskipun gengsi untuk bilang. Alih-alih, dia malah terdistraksi sama cowok lain yang dikenalnya lewat chat iseng-iseng di Anonymous Bot. Seorang cowok yang memperkenalkan dirinya sebagai Kafka. Meski tak bertemu muka, Nyala nyaman ngobrol dengan Kafka. Tapi obrolan dengan orang asing takkan berlangsung lama, begitu yang Nyala yakini. Dan satu-satunya pertanyaan yang terus mengusik benaknya sejak ia memulai chat dengan Kafka adalah: "Sampai kapankah ini akan bertahan?" -moorincle, 2024
All Rights Reserved
#37
telegram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • ON SIGHT (Completed)
  • 30 Hari untuk Ari
  • Possessive Badboy [END]
  • In Relationship?
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Na!
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • Athlar, Cowo bucin dan bosenan.
  • Garis Luka

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines