We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KACA MATA SINTA

KACA MATA SINTA

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 4, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Berkisah tentang seorang gadis remaja yang sangat membutuhkan kaca mata untuk kelanjutan sekolahnya namun dia tak bisa mendapatkannya karena Ayahnya hanya pekerja serabutan. Di-bully, dijauhi teman dan tidak dianggap setara dengan teman-teman mewarnai hari-harinya. Belajar berdiri tegak dengan senyuman menghadapi setiap tantangan kehidupan, menjadi kunci suksesnya untuk bisa terus maju menghadang setiap badai yang menerpanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY LIFE AFTER GRADUATION
  • (END) Buku Kematian Jika Tidak Belajar
  • REKSA: The Last Bell
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • You&I
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Bucin Ala Al [END]

Putra, seorang lulusan jurusan teknik dari Jakarta, baru saja merayakan kelulusannya dengan penuh semangat. Namun, euforia itu segera memudar saat ia dihadapkan pada realitas dunia pasca-kampus yang jauh dari bayangannya. Dengan ijazah teknik di tangan, Putra bermimpi menaklukkan dunia, tetapi malah tersandung pada kerasnya persaingan kerja, ekspektasi keluarga, dan kebingungan menemukan jati diri. Novel ini mengisahkan perjalanan Putra yang bertransformasi dari seorang insinyur penuh idealisme menjadi pribadi yang menemukan panggilan hidupnya di luar dugaan. Putra berjuang menyeimbangkan ambisi karier dengan tekanan kehidupan metropolitan. Dari wawancara kerja yang menegangkan hingga momen introspeksi di tengah kemacetan ibu kota, ia bertemu berbagai karakter yang mengubah pandangannya: sahabat setia yang selalu jadi penutup luka, seorang mentor tak terduga yang membuka wawasan, dan sosok inspiratif yang menggoyahkan rencana hidupnya. Di tengah tawa, kegagalan, dan kejutan, Putra menyadari bahwa masa depan yang ia cari mungkin bukan di bidang teknik, melainkan di jalan yang tak pernah ia prediksi

More details
WpActionLinkContent Guidelines