Aimed At Your Passion

Aimed At Your Passion

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Terkadang aku ingin sekali diperbincangkan. Bukan karena aku tidak mensyukuri takdir. Juga bukan ingin dikenal karena mempunyai nama Kaeena Leswara tapi bila dipikirkan pelik jika tidak ada yang merindukan aku. Hidupku memang tidak sebagus namaku, tidak seindah parasku, tidak menarik perhatian pula. Lalu, entah kenapa. Perlahan, peranku terpilih menjadikan aku sebagai seseorang yang memiliki gelora rasa. Tapi ini bukan menjadikan kisahku yang pelik semata namun ini cinta yang sedang bercerita.
All Rights Reserved
#165
breakup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • K e [y] n a [n]. [COMPLETED]
  • I'M HURT!
  • For My Heart
  • Mencintai dalam diam
  • Nothing Special
  • ANGKASA
  • Cinta Dua Hati (END)
  • dokter mafia tampan (End)

[JANGAN LUPA FOLLOW AUTHORNYA] #2 -fiksiremaja [1 Juni 2018] #13. -fiksiremaja [25 Mei 2018] Cover by: @lenzhy25 SEBAGIAN CERITA DIPRIVAT!!! Tak ada yang tahu tentang hati, kecuali pemiliknya. Jika mulut tertutup rapat, sedangkan hati ingin menggungkap, akankah keduanya menemukan cara yang tepat? Mungkin ini yang terjadi di antara Keyna dan Kenan. Tentang Keyna yang terlalu dungu untuk menunggu, mulutnya tak berani mengucap. Sedangkan Kenan, ia baru menyadari jika pertemuannya dengan Keyna bukanlah pertemuan pertamanya. Lalu di manakah dulu mereka pernah bertemu? Dan siapa sebenarnya Keyna? Ketika semua jawaban telah Kenan dapat, mengapa mulutnya masih mengelak? Padahal hatinya sudah meronta-ronta berteriak. Akankah keduanya bisa menggungkapkan perasaan yang masih semu? Masih terlalu abu-abu? Keadaan keluarga Keyna membuat dirinya harus bersaing dengan Kenan. Kehadiran Kenan yang awalnya hanya membuatnya kesal, kanapa lama-kelamaan justru membuat Keyna nyaman? Apakah dengan kenyamanan saja cukup untuk Keyna? Jika tidak, haruskah Kenan menyerah dan memilih pergi? Atau justru Kenan dapat mencairkan seluruh keraguan yang masih bersarang di benak Keyna? Begitu juga dengan Keyna, akankah dia mempersilahkan Kenan masuk ke dalam hatinya atau justru membuang Kenan jauh dari pandangnya? *** -brilliantradhea 27/02/18

More details
WpActionLinkContent Guidelines