Memori Terakhir

Memori Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 35
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 8, 2024
"Aku merindukan kalian, aku ingin kembali berkumpul bersama seperti dulu, tapi ... sepertinya sulit ya?" ucap seorang wanita tua yang sedang berbaring lemah di atas kasur yang besar dan terlihat mewah, kedua tangannya memeluk erat sebingkai foto 4 orang gadis yang terlihat masih muda. Wanita itu menghela nafas dengan gemetar sambil memejamkan matanya, membiarkan air matanya yang sedari tadi membendung di tepian matanya mengalir membasahi pipinya. "Semoga ... kita dipertemukan kembali di kehidupan selanjutnya." Ucap wanita tua itu dengan lirih, bahkan terdengar seperti bisikan. Wanita tua itu menghela nafas dengan gemetar sekali lagi, sebelum akhirnya dia berhenti bernafas, benar, dia telah menghembuskan nafas terakhirnya malam itu, tepat pada pukul 03:00 dini hari.
Todos los derechos reservados
#313
waktu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 40 day's
  • Together with The Sundown
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • Memories [Selesai]
  • CHRISTIAN EL DANDELION [ The End ]
  • Air Jernih yang Menghitam
40 day's

"bagaimana jika aku tak berhasil menemukan seseorang yang mencintaiku dengan tulus setelah 40 hari? " tanya tay. "kau harus mengucapkan selamat tinggal pada jasad mu tay" seorang pria berusia hampir 30 tahun terbaring koma, sementara rohnya berkeliaran kesana kemari meminta bantuan kenapa manusia yang masih hidup agar dirinya terbebas dan bisa kembali bernafas. bisa kah tay tawan kembali ke tubuhnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido