Pohon Cinta
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 18, 2024
Fina, gadis cantik berusia 18 tahun, merupakan ketua OSIS sekaligus siswi yang berprestasi di sekolahnya. Suatu ketika pada saat kegiatan mpls berlangsung, ia pun dipertemukan dengan seorang laki-laki yang mana hanya selang beberapa hari saja, ia langsung mengungkapkan perasaannya kepada Fina. Akankah Fina akan menerima cinta dari laki-laki tersebut? Atau justru malah menolaknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Rekan OSIS My Love(End)
  • Bad Girl VS  Ketua OSIS[REVISI]
  • TOO CLOSE [ COMPLETED]
  • Nadia [COMPLETED]
  • Revisi Rasa
  • The Queen of My school
  • MENCINTAI KETOS SECARA UGAL-UGALAN
  • Cinta
  • Gugup Itu Tanda Suka
  • OSIS OR OH SHIT?!

Cinta pandangan pertama di ruang OSIS. Ya,menceritakan tentang ketua OSIS yang menjalin hubungan dengan anggotanya. Eits,bentar gaess Tapi disini bukan yang cowok yang ketua OSISnya,tapi justru yang ceweknya.Terlebih,mereka ngga seangkatan.Tapi yang cowok malah adik kelasnya nih gaess. Aryn Nadira Putri-seorang Ketua OSIS yang sangat disegani oleh semua orang. Ia merupakan sosok murid bahkan Ketua OSIS yang sangat dikagumi dan menjadi kebanggaan dari semua warga sekolahnya. Dan jangan lupakan gelarnya sebagai Most Wanted Girl disekolahnya. Argi,sosok murid biasa yang dengan hebatnya berhasil masuk kedalam hati seorang Aryn yang dingin,tegas,bijaksana,sangat kejam jika menghadapi berandalan sekolah.Namun dibalik sikap tersebut,Aryn memiliki kepribadian yang ramah,baik hati,dan lemah lembut. Perjalanan kisah cinta mereka selalu menemui lika liku yang teramat sulit. Lantas bagaimana kelanjutan hubungan mereka ketika mereka memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi? Yuk baca aja ceritanya✌

More details
WpActionLinkContent Guidelines